Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Warna Lendir Kewanitaan Berdasarkan Siklusnya

    Share

    mayang.ungu

    301
    14.06.09

    Warna Lendir Kewanitaan Berdasarkan Siklusnya

    Post  mayang.ungu on Mon Dec 06, 2010 6:19 am

    Warna Lendir Kewanitaan Berdasarkan Siklusnya


    Perubahan warna pada lendir kewanitaan sering dihubungkan dengan infeksi, misalnya keputihan. Meski kemungkinan tersebut harus selalu diwaspadai, ada juga yang bukan disebabkan oleh infeksi tapi memang dipengaruhi siklus menstruasi.

    Selain sebagai pelicin saat berhubungan seks, lendir kewanitaan juga berfungsi untuk menjaga kebersihan vagina. Dengan kadar keasaman tertentu, lendir tersebut menciptakan lingkungan yang nyaman bagi bakteri baik namun mematikan bagi bakteri jahat.

    Meski normalnya berwarna bening, lendir kewanitaan sering mengalami perubahan warna dan tidak semuanya menandakan adanya infeksi. Berbagai perubahan kondisi yang terjadi dalam siklus menstruasi juga bisa menyebabkan warna lendir berubah.

    Dikutip dari Pamf.org, berikut ini berbagai perubahan warna lendir kewanitaan berdasarkan siklus menstruasi.

    Putih
    Lendir berwarna putih dengan kosistensi kental biasanya muncul di akhir siklus, menjelang menstruasi. Normalnya tidak disertai gatal, namun apabila gatal itu berarti ada infeksi jamur candida (yeast infection).

    Bening
    Lendir yang bening dan mulur atau tidak mudah putus jika direnggangkan di antara kedua jari menunjukkan masa subur. Hubungan seks yang dilakukan tanpa pengaman ketika lendir seperti ini muncul dapat menyebabkan terjadinya kehamilan.

    Kuning atau hijau
    Adanya infeksi jamur atau bakteri dapat menyebabkan lendir kewanitaan berwarna kuning atau hijau, biasanya disertai bau busuk atau amis seperti bau ikan. Lendir dengan warna seperti itu bisa muncul setiap saat sepanjang siklus selama infeksi belum diobati.

    Cokelat
    Sesaat setelah menstruasi berakhir, lendir masih sering bercampur dengan sisa-sisa darah kotor dan bercak dari endometrium yang luruh. Sampai vagina benar-benar bersih, lendir masih akan berwarna kecokelatan meski sudah tidak ada perdarahan.

    Bercak kemerahan
    Pada beberapa orang, lendir yang disertai bercak darah sering muncul pada masa subur dan masa-masa awal kehamilan. Jika pernah melakukan hubungan seks tanpa alat kontrasepsi kemudian muncul lendir seperti ini, sebaiknya segera melakukan tes kehamilan.

      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 9:35 pm