Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Duduk Bersila Picu Varises

    Share

    daun.kuning

    268
    17.11.09

    Duduk Bersila Picu Varises

    Post  daun.kuning on Wed Dec 08, 2010 5:59 am

    Benarkah Duduk Bersila Picu Varises


    Ada mitos yang mengatakan, duduk bersila sebabkan varises. Bagimana fakta sesungguhnya?

    Informasi yang salah tentang seputar saran kecantikan ternyata banyak dipercaya wanita. Hal ini bisa menyesatkan. Termasuk, ada mitos yang mengatakan bahwa duduk bersila picu varises dan selulit bisa lenyap. Bagimana fakta sesungguhnya?

    Berikut adalah mitos seputar perawatan tubuh dikutip dari Aol.com, perlu Anda tahu:

    Mitos 1: Duduk bersila bisa sebabkan varises
    Duduk bersila atau menyilangkan kaki tidak akan menimbulkan varises. Namun, timbulnya tonjolan urat di betis dipengaruhi oleh faktor genetik atau bisa juga diderita orang yang sering melakukan aktivitas berdiri dalam waktu yang lama.

    “Berdiri membuat jaringan kerja vaskular ekstra keras untuk memompa darah dari kaki sampai ke jantung. Jika katup, yang membuat darah mengalir dalam satu arah dalam pembuluh tidak berfungsi dengan baik, sebuah penyatuan darah dapat terjadi dan mengakibatkan vena terlihat jelas,” kata dokter kulit Kevin Pinski.

    Kehamilan, yang menyebabkan beban berat pada kaki juga menempatkan tekanan pada sistem peredaran darah bertambah. Hal ini juga dapat menyebabkan varises.

    Mitos 2: Selulit bisa lenyap
    Jika saja bisa, banyak wanita pasti akan melakukannya. "Ini tetap menjadi salah satu fokus kerja dermatologi kosmetik," kata Profesor Timothy Flynn dari University of North Carolina. Tidak ada yang bisa dilakukan untuk menghilangkan selulit secara permanen, bahkan dengan sedot lemak sekalipun.

    Selulit terdiri dari deposito lemak yang terjebak antara band fibrosa yang menghubungkan jaringan kulit. Menggunakan krim pengencang yang mengandung kafein untuk mengencangkan dan menghaluskan kulit mungkin bisa menyamarkan selulit, tapi tidak menghilangkannya.

    Mitos 3: Pelembab wajah bisa mengusir keriput
    Marilyn Monroe diduga mengoleskan pelembab di wajahnya tiap malam untuk menjaga keremajaan kulitnya agar tetap tampak muda. Tapi, bukan berarti Anda harus mengikutinya. Seiring bertambahnya usia, kemampuan kulit menjaga kelembabannya bisa hilang. Kulit pun akan terlihat kering dan tampak lebih tua. Beragam pelembab wajah mungkin dapat menyamarkan kerutan karena bisa melembabkan kulit, melembutkan garis, namun tidak dapat benar-benar mencegah penuaan.

    Mitos 4: Pakai cat kuku terlalu sering bikin kuku menguning
    Ini benar, tetapi Anda dapat memakai lapisan cat kuku sebelum memakai cat kuku untuk menghindari perubahan warna kuku. Kuku memiliki pori sehingga bisa menyerap zat yang dioleskan ke kuku. Warna-warna gelap, terutama merah, memiliki lebih banyak pigmen, sehingga mereka sering menimbulkan noda di kuku Anda.

    Mitos 5: Pori-pori di kulit dapat mengecil
    Sebenarnya mustahil untuk mengubah ukuran pori-pori, tetapi Anda dapat mengecilkan pori-pori. Menggunakan putih telur, sebuah trik kecantikan yang mungkin bisa Anda coba. "Putih telur mengencangkan kulit, memberikan ilusi pori-pori yang lebih kecil, tapi itu efek sementara," kata Tulane University Profesor Elizabeth McBurney.

    Mitos 6: Menggosok mata bisa menimbulkan keriput
    Informasi ini tidak benar. Tetapi tarikan gravitasi dan gerakan berulang-ulang otot wajah, seperti tersenyum atau merengut, dapat memecah kolagen dalam kulit Anda dan membuat keriput dari waktu ke waktu.


      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 1:02 pm