Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    4 Cara Mengetahui Bakat dan Minat si Kecil

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    4 Cara Mengetahui Bakat dan Minat si Kecil

    Post  clara on Thu Dec 09, 2010 5:46 am

    4 Cara Mengetahui Bakat & Minat Si Kecil



    Solusi yang paling sering dilakukan oleh para orangtua saat ingin mengetahui minat dan bakat si kecil adalah dengan mengikut sertakan anak ke dalam beberapa kegiatan ekstrakulikuler sekolah. Namun menurut Robyn McKay, PhD, seorang psikolog dan pelatih kreativitas, hal tersebut tidak selamanya benar.

    Berikut empat cara untuk mengetahui minat dan bakat anak yang direkomendasikan oleh Robyn McKay, seperti yang dikutip dari sheknows.

    1. Kurangi tekanan
    Saat Anda melihat para ibu lain mengikuti anak mereka ke dalam kelas balet, bukan berati anak Anda memiliki minat yang sama. "Hanya karena orang lain melakukannya tidak berarti bahwa itu benar untuk anak Anda," kata Dr McKay. "Jadilah sadar bahwa pada usia yang sangat muda pun, anak mampu mengekspresikan preferensi mereka."

    Ajak si kecil mengambil keputusan mengenai kegiatan ekstrakulikulernya, tanyakan padanya apakah ia ingin mengikuti kelas balet tersebut. Jika anak mengikuti kegiatan yang tidak diminatinya, ini akan menyebabkan si kecil tertekan dan mudah lelah.

    2. Percaya pada bukti
    Perhatikan dengan seksama keunggulan si kecil dalam kegiatan atau pelajaran yang diikutinya. "Apakah ia mendapatkan nilai tertinggi saat ujian matematikanya atau mendapat juara saat lomba renang?, tanya McKay. Nilai tinggi dan penghargaan merupakan gambaran awal mengenai keunngulan si kecil dalam bidang yang ia minati.

    3. Kerja keras
    Saat si kecil belum menunjukkan kemampuannya, jangan terlalu memaksanya untuk bekerja keras. "Kerja keras merupakan hal yang baik, namun kerja keras tanpa kemampuan alami, pengetahuan dan praktek hanyalah sekedar kerja keras saja," kata Dr McKay. Rasa keinginan yang kuat dari diri si kecil pada suatu kegiatan yang ia sukai mampu mengeliminasi rasa lelah dan tertekannya.

    4. Gunakan intuisi
    Jika si kecil tertarik dalam suatu kegiatan tetapi belum memberikan bukti keberhasilan, jangan dulu memutuskan bahwa kegiatan tersebut bukanlah minat si anak. Mungkin hal tersebut hanya karena si kecil tidak siap terhadap tahapan perkembangan dan bukan berarti si anak tidak akan unggul dalam kegiatan tersebut.

    Dalam hal ini, sebaiknya gunakan intuisi Anda untuk memutuskan apa akan melanjutkan kegiatan yang diikuti olekh s kecil. "Anda tahu apa yang terbaik untuk anak Anda,"kata Dr McKay. Lagi pula intuisi sang ibu jarang salah.




      Waktu sekarang Thu Sep 29, 2016 3:28 pm