Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Seks Aman Bagi Penderita Kanker

    Share
    avatar
    clara

    945
    23.01.09

    Seks Aman Bagi Penderita Kanker

    Post  clara on Thu Dec 09, 2010 5:57 am

    Seks Aman Buat Penderita Kanker


    Secara umum pasien kemoterapi tidak dilarang untuk berhubungan seks. Namun dalam praktiknya, banyak kondisi yang akhirnya akan membatasi pasien untuk melakukannya. Bagaimana seks yang aman untuk penderita kanker?

    Ahli kanker dari Mayo Clinic, Timothy Moynihan, MD mengatakan beberapa hal harus dipertimbangkan sebelum menuruti hasrat tersebut, sebab hubungan seks dalam kondisi demikian cukup berisiko.

    Dikutip dari MSN Health, Timothy memberikan beberapa hal yang harus dipertimbangkan oleh pasien kemotrapi sebelum berhubungan seks:

    1. Jenis kanker
    Hubungan seks bisa menjadi masalah pada pasien kemoterapi yang mengidap jenis kanker di daerah alat kelamin misalnya prostat dan leher rahim. Jika sebelumnya telah dilakukan pengangkatan, biasanya dokter akan menganjurkan untuk tidak berhubungan seks hingga benar-benar sembuh.

    2. Jenis kemoterapi
    Pastikan dulu jenis obat yang dipakai dalam kemoterapi sebab beberapa di antaranya bisa mempengaruhi perlendiran di sekitara vagina, sehingga bisa menyebabkan luka dan iritasi saat bercinta. Ada juga jenis obat yang melemahkan daya tahan tubuh, sehingga mudah terinfeksi bakteri dari alat kelamin pasangannya.

    3. Kemungkinan hamil
    Pasien kemoterapi sangat dianjurkan untuk menghindari terjadinya kehamilan, sebab dikhawatirkan janin bisa terkena efek samping dari pengobatan itu. Jika memungkinkan untuk berhubungan seks namun sedang berada dalam masa subur, sangat dianjurkan untuk memakai kondom atau alat kontrasepsi lainnya.

    4. Kemungkinan elergi pada pasangan
    Meski jarang terjadi, obat-obatan kemoterapi bisa memicu alergi pada pasangan saat berhubungan seks. Secara teori hal ini mungkin terjadi sehingga ada baiknya dikonsultasikan ke dokter sebelum memutuskan untuk berhubungan seks.

    5. Stamina
    Salah satu efek samping kemoterapi yang sering dikeluhkan adalah rasa letih, lemah dan lesu. Jika sekiranya tidak punya cukup tenaga, hasrat untuk bermesraan bisa dialihkan pada kegiatan lain yang tak kalah romatis misalnya berbincang-bincang sambil minum teh di taman.



      Waktu sekarang Sat Jul 22, 2017 7:56 pm