Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Seks Aman Bagi Penderita Kanker

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Seks Aman Bagi Penderita Kanker

    Post  clara on Thu Dec 09, 2010 5:57 am

    Seks Aman Buat Penderita Kanker


    Secara umum pasien kemoterapi tidak dilarang untuk berhubungan seks. Namun dalam praktiknya, banyak kondisi yang akhirnya akan membatasi pasien untuk melakukannya. Bagaimana seks yang aman untuk penderita kanker?

    Ahli kanker dari Mayo Clinic, Timothy Moynihan, MD mengatakan beberapa hal harus dipertimbangkan sebelum menuruti hasrat tersebut, sebab hubungan seks dalam kondisi demikian cukup berisiko.

    Dikutip dari MSN Health, Timothy memberikan beberapa hal yang harus dipertimbangkan oleh pasien kemotrapi sebelum berhubungan seks:

    1. Jenis kanker
    Hubungan seks bisa menjadi masalah pada pasien kemoterapi yang mengidap jenis kanker di daerah alat kelamin misalnya prostat dan leher rahim. Jika sebelumnya telah dilakukan pengangkatan, biasanya dokter akan menganjurkan untuk tidak berhubungan seks hingga benar-benar sembuh.

    2. Jenis kemoterapi
    Pastikan dulu jenis obat yang dipakai dalam kemoterapi sebab beberapa di antaranya bisa mempengaruhi perlendiran di sekitara vagina, sehingga bisa menyebabkan luka dan iritasi saat bercinta. Ada juga jenis obat yang melemahkan daya tahan tubuh, sehingga mudah terinfeksi bakteri dari alat kelamin pasangannya.

    3. Kemungkinan hamil
    Pasien kemoterapi sangat dianjurkan untuk menghindari terjadinya kehamilan, sebab dikhawatirkan janin bisa terkena efek samping dari pengobatan itu. Jika memungkinkan untuk berhubungan seks namun sedang berada dalam masa subur, sangat dianjurkan untuk memakai kondom atau alat kontrasepsi lainnya.

    4. Kemungkinan elergi pada pasangan
    Meski jarang terjadi, obat-obatan kemoterapi bisa memicu alergi pada pasangan saat berhubungan seks. Secara teori hal ini mungkin terjadi sehingga ada baiknya dikonsultasikan ke dokter sebelum memutuskan untuk berhubungan seks.

    5. Stamina
    Salah satu efek samping kemoterapi yang sering dikeluhkan adalah rasa letih, lemah dan lesu. Jika sekiranya tidak punya cukup tenaga, hasrat untuk bermesraan bisa dialihkan pada kegiatan lain yang tak kalah romatis misalnya berbincang-bincang sambil minum teh di taman.



      Waktu sekarang Sun Oct 02, 2016 5:23 am