Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

IKLAN ANDA


    Kronologi Penahanan Julian Assange di London

    Share

    jakarta

    446
    23.04.10

    Kronologi Penahanan Julian Assange di London

    Post  jakarta on Fri Dec 10, 2010 2:14 pm

    Kronologi Penahanan Julian Assange di London


    Pendiri situs whistleblower WikiLeaks Julian Assange kini meringkuk di tahanan. Dia menunggu proses pengadilan ekstradisi atas permintaan pemerintah Swedia dalam kasus dugaan pemerkosaan terhadap dua wanita. Berikut kronologi penahanannya.

    Pukul 09.20 pagi Selasa (7/12/2010) waktu London, Assange memang sudah berencana untuk menemui pihak kepolisian Inggris. Pertemuan dilakukan di kantor polisi setelah pihak Assange mengetahui ada surat perintah ekstradisi dari Swedia.

    Pria asal Australia itu tak berdiam lama di kantor polisi. Dia langsung digiring ke arena persidangan ekstradisi yang diketuai oleh hakim di pengadilan City of Westminster Magistrates, London, Howard Riddle.

    Sebelum tampil di sidang, Assange tampak tenang dan penuh percaya diri dengan mengenakan setelan jas biru tua dan kaos putih berleher. Dia tak ragu menebar senyum dan melambai pada para jurnalis.

    Sidang pun dimulai. Pertanyaan pertama yang diajukan hakim adalah hari kelahirannya. Dia pun menjawab lugas, "Tanggal 3 Juli 1971".

    Saat pertanyaan hakim berlanjut pada alamat, Assange mulai kritis.

    "(Alamat) itu untuk koresponden atau alasan lainnya?" tanya pria berumur 39 tahun ini seperti dilansir The Guardian.

    Setelah 'ditekan' hakim, Assange pun memberikan alamatnya di Australia. Dengan lantang sang hakim pun membacakan ulang alamat Assange.

    "177 Grantham Street, Parkville, Victoria, Australia," kata hakim.

    Dalam sidang tersebut, disetujui pula pemberian alamat Assange selama tinggal di Inggris. Namun, demi alasan keselamatan, alamat itu tak akan disampaikan di muka pengadilan.

    Assange sempat menyinggung soal upaya pembunuhan terhadap dirinya berkaitan dengan bocoran informasi dari WikiLeaks. Namun hakim tak menggubrisnya dengan menegaskan, perkara yang sedang dihadapi Assange bukan masalah WikiLeaks, melainkan pemerkosaan.

    Rencananya, Assange akan ditahan hingga 14 Desember. Sidang ekstradisi akan kembali dilanjutkan pekan depan.


      Waktu sekarang Mon Feb 20, 2017 3:36 pm