Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Cek Kekuatan Jantung Lewat Rambut

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Cek Kekuatan Jantung Lewat Rambut

    Post  via on Sat Dec 11, 2010 6:01 am

    Cek Kekuatan Jantung Lewat Rambut


    Rambut bisa menunjukkan tingkat kortisol, hormon penyebab stres.

    Rambut tak sekadar mahkota yang mempercantik penampilan. Rambut adalah salah satu bagian tubuh yang dapat memprediksi kesehatan jantung lebih dini.

    Penelitian yang dimuat dalam Jurnal Stres menyebutkan pekerjaan, perkawinan dan keuangan berkaitan erat dengan peningkatan risiko dan pengembangan penyakit kardiovaskuler termasuk serangan jantung.

    "Secara tradisional, kortisol diukur dalam serum tubuh, urin, dan air liur. Semuanya mengukur tingkat kortisol namun tidak mencerminkan respon stres dalam jangka waktu lama," kata penulis studi Stan Van Uum dan Gideon Koren dari Universitas Ontario Barat seperti dikutip Times of India.

    Kortisol yang ditemukan dalam batang rambut dimungkinkan untuk mengukur hormon kortisol dalam jangka waktu lebih lama. Peneliti mengukur sampel rambut dari 56 pria yang terkena serangan jantung dan 56 orang lainnya yang mengidap masalah kesehatan non-jantung.

    Hasilnya, para pasien yang mengidap serangan jantung memiliki tingkat kortisol lebih tinggi dalam rambut mereka. Penelitian menyimpulkan, setelah faktor risiko seperti diabetes, hipertensi, merokok dan riwayat penyakit jantung koroner dalam keluarga, tingkat kortisol rambut prediktor terkuat potensi serangan jantung.

      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 11:11 am