Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Wanita Berperut Buncit Rawan Kanker Payudara

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Wanita Berperut Buncit Rawan Kanker Payudara

    Post  flade on Sat Dec 18, 2010 8:40 am

    Wanita Berperut Buncit Rawan Kanker Payudara


    Tak hanya merusak penampilan, perut buncit juga menimbun banyak masalah kesehatan. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa lemak yang bikin perut buncit menyebabkan wanita lebih rentan terkena kanker payudara.

    "Wanita pre-menopause yang membawa kelebihan lemak di daerah perut lebih mungkin mengembangkan kondisi pre-diabetes yang dikenal sebagai hyperinsulinemia. Dan penelitian telah menunjukkan bahwa reseptor insulin dapat mendorong pertumbuhan sel-sel kanker payudara," jelas Holly R. Harris dari Brigham dan Women's Hospital dan Harvard Medical School di Boston, dilansir Healthday.

    Banyak penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa lemak di perut lebih banyak menyebabkan masalah kesehatan ketimbang lemak pada bagian tubuh yang lain, antara lain memicu kolesterol tinggi, insulin tinggi dan tekanan darah tinggi sehingga meningkatkan risiko terkena diabetes, penyakit jantung, stroke dan demensia (pikun).

    Penelitian terbaru itu juga mengungkapkan bahwa wanita pre-menopause yang memiliki kelebihan lemak di perut alias perut buncit akan menghadapi risiko yang lebih tinggi untuk kanker payudara, khususnya estrogen reseptor (ER)-negatif.

    Kanker payudara reseptor estrogen (ER)-negatif berarti kanker tidak memiliki reseptor untuk hormon estrogen pada wanita, sehingga hormon tidak merangsang kanker untuk tumbuh.

    Dalam penelitian terbaru ini, Harris dan rekan-rekannya terfokus pada data dari lebih dari 116.000 wanita yang telah terdaftar dalam Nurses Health Study II sejak tahun 1989, termasuk juga catatan lingkar pinggang dan pinggul.

    Sebelumnya, tim peneliti menunjukkan bahwa komposisi lemak tubuh (yang ditunjukkan dengan indeks massa tubuh atau BMI) memiliki hubungan yang kompleks dengan risiko kanker.

    Misalnya, BMI yang lebih tinggi sebelumnya telah dikaitkan dengan peningkatan risiko untuk kanker payudara pasca-menopause, tetapi bukan kanker payudara pre-menopause, seperti yang ditunjukkan pada penelitian terbaru ini.



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 9:13 am