Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Hindari Makan di Depan TV dan Komputer Biar Tak Gemuk

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Hindari Makan di Depan TV dan Komputer Biar Tak Gemuk

    Post  flade on Sat Dec 18, 2010 8:43 am

    Hindari Makan di Depan TV dan Komputer Biar Tak Gemuk

    ]


    Makan harus dilakukan dengan konsentrasi penuh jika tidak ingin rasa lapar cepat datang lagi. Televisi dan layar komputer bisa mengganggu konsentrasi sehingga harus dihindari supaya makanan yang disantap bisa memberi sensasi kenyang lebih lama.

    Kesimpulan ini ditarik dari hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari University of Bristol baru-baru ini. Sebanyak 44 partisipan dilibatkan dalam sebuah rangkaian eksperimen untuk mengungkap hubungan antara konsentrasi saat makan dengan risiko kegemukan.

    Para partisipan dibagi menjadi 2 kelompok, masing-masing diberi makan siang dengan 9 variasi jenis makanan yang dikombinasikan secara acak selama beberapa hari. Tidak ada perbedaan pada porsi dan jadwal makan siang, hanya kondisinya yang sengaja dibedakan.

    Salah satu kelompok dikondisikan untuk makan tanpa gangguan, sedangkan kelompok lain menyantap maka siangnya di depan komputer sambil bermain game. Game yang dimainkan adalah Solitaire, game klasik namun cukup asyik sehingga bisa mengalihkan perhatian.

    Kurang lebih 1,5 jam setelah makan siang peneliti menghidangkan snack berupa biskuit, lalu menghitung berapa banyak biskuit yang disantap. Ternyata partisipan yang makan siang sambil bermain game menyantap biskuit 2 kali lebih banyak dibandingkan yang makan dalam kondisi tanpa gangguan.

    Peneliti juga mengungkap adanya gangguan memori otak pada partisipan yang makan siang di depan komputer. Ketika diminta menyebutkan variasi menu makan siang yang sengaja dikombinasikan secara acak, sebagian besar di antaranya tidak bisa mengingat dengan benar.

    Gangguan terhadap memori atau kemampuan mengingat tersebut diyakini sebagai pemicu rasa lapar yang datang lebih cepat. Akibatnya porsi santapan pada kesempatan makan berikutnya menjadi lebih besar dan berisiko tinggi menyebabkan obesitas.

    "Konsentrasi serta daya ingat bisa membantu seseorang untuk mengontrol nafsu makan, bahkan tanpa pernah disadari oleh yang bersangkutan" ungkap salah seorang peneliti, Dr Jeff Brunstrom seperti dikutip dari Dailymail.

    Kesimpulan ini sekaligus menguatkan beberapa hasil penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya. Salah satu penelitian terdahulu mengatakan, makan sambil menonton televisi juga bisa membuat rasa lapar datang lebih cepat.

      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 12:25 am