Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

» Saat Fantastic Beasts Bertemu Harry Potter di Dunia Anime
Tue Jan 10, 2017 12:15 pm by lanang

» Modifikasi Knalpot Motor Untuk Performa Terbaik
Tue Jan 10, 2017 12:01 pm by flade

IKLAN ANDA


    Ternyata Anggur Mampu Mengikat Racun Logam di Otak

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Ternyata Anggur Mampu Mengikat Racun Logam di Otak

    Post  clara on Mon Dec 20, 2010 12:07 am

    Anggur Mampu Mengikat Racun Logam di Otak


    Manfaat anggur serta buah-buahan lain yang berwarna biru dan ungu dalam mencegah pikun pada telah diteliti secara ilmiah. Penelitian terbaru mengungkap cara kerjanya, yakni dengan mengikat racun logam di otak.

    Racun itu adalah senyawa hidroksil radikal yang terbentuk dari zat besi yang tidak terikat dengan sempurna. Di otak, penumpukan senyawa ini menyebabkan kerusakan sel dan memepercepat munculnya salah satu penyakit degeneratif yakni kepikunan.

    Untuk menetralisir efek racun yang ditimbulkan, zat besi membutuhkan senyawa pengikat yang disebut chelator. Senyawa ini akan mengikat zat besi dan mendetoksifikasi sehingga tidak lagi membahayakan sel otak.

    Salah satu sumber chelator yang mudah ditemui dalam makanan sehari-hari adalah buah dan sayur-sayuran, terutama yang berwarna biru atau ungu. Teh hijau, anggur dan blueberry merupakan contoh makanan dengan kandungan chelator yang cukup tinggi.

    Seorang profesor dari University of Manchester, Douglas Kell mengungkap hal itu dalam sebuah penelitian belum lama ini. Temuannya tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal Archives of Toxicology yang terbit baru-baru ini.

    Dikutip dari Telegraph, racun logam yang tidak terikat sempurna itu tidak hanya berisiko mempercepat kepikunan. Menurut Prof Kell, racun tersebut juga memicu berbagai penyakit generatif lain yang bisa menyerang bagian tubuh manapun.

    Dugaan sebelumnya, manfaat anggur dalam mencegah pikun merupakan efek dari kandungan antioksidan di dalamnya. Dugaan ini juga dibantah oleh Prof Kell, karena antioksidan tidak akan banyak berguna selama racun logam masih dalam bentuk tidak terikat sempurna.



      Waktu sekarang Wed Jan 18, 2017 12:52 pm