Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Ternyata Anggur Mampu Mengikat Racun Logam di Otak

    Share
    avatar
    clara

    945
    23.01.09

    Ternyata Anggur Mampu Mengikat Racun Logam di Otak

    Post  clara on Mon Dec 20, 2010 12:07 am

    Anggur Mampu Mengikat Racun Logam di Otak


    Manfaat anggur serta buah-buahan lain yang berwarna biru dan ungu dalam mencegah pikun pada telah diteliti secara ilmiah. Penelitian terbaru mengungkap cara kerjanya, yakni dengan mengikat racun logam di otak.

    Racun itu adalah senyawa hidroksil radikal yang terbentuk dari zat besi yang tidak terikat dengan sempurna. Di otak, penumpukan senyawa ini menyebabkan kerusakan sel dan memepercepat munculnya salah satu penyakit degeneratif yakni kepikunan.

    Untuk menetralisir efek racun yang ditimbulkan, zat besi membutuhkan senyawa pengikat yang disebut chelator. Senyawa ini akan mengikat zat besi dan mendetoksifikasi sehingga tidak lagi membahayakan sel otak.

    Salah satu sumber chelator yang mudah ditemui dalam makanan sehari-hari adalah buah dan sayur-sayuran, terutama yang berwarna biru atau ungu. Teh hijau, anggur dan blueberry merupakan contoh makanan dengan kandungan chelator yang cukup tinggi.

    Seorang profesor dari University of Manchester, Douglas Kell mengungkap hal itu dalam sebuah penelitian belum lama ini. Temuannya tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal Archives of Toxicology yang terbit baru-baru ini.

    Dikutip dari Telegraph, racun logam yang tidak terikat sempurna itu tidak hanya berisiko mempercepat kepikunan. Menurut Prof Kell, racun tersebut juga memicu berbagai penyakit generatif lain yang bisa menyerang bagian tubuh manapun.

    Dugaan sebelumnya, manfaat anggur dalam mencegah pikun merupakan efek dari kandungan antioksidan di dalamnya. Dugaan ini juga dibantah oleh Prof Kell, karena antioksidan tidak akan banyak berguna selama racun logam masih dalam bentuk tidak terikat sempurna.



      Waktu sekarang Tue Aug 22, 2017 2:40 am