Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Suara Ibu Penting untuk Aktifkan Otak Bayi

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Suara Ibu Penting untuk Aktifkan Otak Bayi

    Post  clara on Wed Dec 22, 2010 1:40 am

    Suara Ibu Penting untuk Aktifkan Otak Bayi


    Ibu memang selalu spesial dan berperan sangat besar dalam pertumbuhan dan perkembangan anaknya. Suara ibu bahkan sangat penting untuk mengaktifkan otak bayi yang baru saja dilahirkan.

    Hal ini diungkapkan dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti dari University of Montreal dan Sainte-Justine University Hospital Research Centre.

    Untuk meneliti ini, tim peneliti membuat penemuan setelah melakukan rekaman listrik pada otak bayi dalam 24 jam kelahirannya. Hasilnya, sinyal otak mengungkapkan bahwa sementara bayi tidak bereaksi terhadap suara wanita lain, suara ibu akan mengaktifkan bagian otak yang berkaitan dengan kemampuan bahasa.

    "Ini merupakan penelitian menarik yang membuktikan untuk pertama kalinya bahwa otak bayi dapat merespon kuat suara ibunya. Hal ini bisa ditunjukkan secara ilmiah," jelas peneliti utama Dr Maryse Lassonde dari University of Montreal, dilansir Sciencedaily.

    Dr Lassonde menjelaskan, untuk melakukan penelitian ini timnya menerapkan elektroda pada 16 kepala bayi ketika sedang tidur. Kemudian peneliti meminta ibu masing-masing anak mengeluarkan suara dengan vokal pendek, seperti 'Hallo atau hai'.

    "Ketika ibu mereka yang berbicara, scan otak dengan jelas menunjukkan reaksi di belahan otak kiri, khususnya pada bagian yang bertanggung jawab pada kemampuan bahasa dan motorik. Ini membuktikan bahwa 'motherese' yang menjelaskan komunikasi khusus antara bayi dan ibu, dapat diakui secara ilmiah," jelas Dr Lassonde lebih lanjut.

    Telah diketahui bahwa bayi memiliki kemampuan bahasa bawaan, namun dengan penelitian ini peneliti mulai memahami apa kapasitas ini dan bagaimana cara kerjanya secara ilmiah.

    "Penelitian ini menegaskan bahwa ibu adalah inisiator utama dan menunjukkan bahwa ada hubungan neurobiologis antara penguasaan kemampuan bahasa pralahir dan motorik yang terlibat dalam cara bicara," kata Dr Lassonde.

    Studi ini dipublikasikan dalam Cerebral Cortex dan menerima dana dari Natural Sciences and Engineering Research Council of Canada, Canada Foundation for Innovation dan Canada Research Chairs programme.


      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 10:41 pm