Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Varises Yang Menghantui Ibu Hamil

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Varises Yang Menghantui Ibu Hamil

    Post  flade on Thu Dec 23, 2010 9:23 am

    Varises yang Menghantui Ibu Hamil


    Hampir semua ibu hamil dihantui masalah varises di kakinya. Tonjolan pembuluh darah ini membuat gatal, kaki terasa berat dan sakit, kulit di sekitar varises terasa berdenyut atau bahkan rasa seperti terbakar. Kenapa ibu hamil rentan terkena varises?

    Varises adalah pembengkakan atau tonjolan pada pembuluh darah yang berada dekat permukaan kulit. Kondisi ini biasanya berwarna biru atau ungu yang sebagian besar muncul di kaki, meskipun kadang bisa juga di tempat lainnya.

    Gejala varises cenderung memburuk pada malam hari, terutama setelah seseorang banyak berjalan atau menggunakan kaki dalam aktiviatsnya.

    Seperti dikutip dari Kidshealth, varises saat hamil biasanya terjadi ketika rahim memberikan tekanan kepada pembuluh darah vena besar (inferior vena cava) yang membawa darah kembali ke jantung dari kaki.

    Varises bisa terjadi pada trimester berapapun, tapi biasanya akan bertambah parah ketika memasuki trimester akhir. Hal ini karena tekanan dari rahim semakin besar terutama jika posisi kepala bayi sudah turun ke bawah.

    Selain akibat tekanan dari rahim, varises juga bisa muncul akibat perubahan hormon. Saat hamil terjadi peningkatan hormon progesteron yang mengakibatkan perubahan fisik dan psikis. Namun kondisi ini umumnya tidak berbahaya bagi kehamilan.

    Varises cenderung terjadi secara turun temurun, jika ibu atau nenek mendapatkan varises selama kehamilannya maka bisa jadi si anak juga memiliki varises saat hamil. Untuk itu terkadang sulit untuk mencegah munculnya varises saat hamil.

    Namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa sakit dan membuat varises bertambah buruk, yaitu:

    • Usahakan untuk mengambil istirahat dan menggerakkan kaki sebanyak mungkin saat harus berdiri atau duduk dalam jangka waktu lama.

    • Janganlah menyilangkan kaki ketika sedang duduk.

    • Ibu hamil sebaiknya memposisikan kakinya sedikit lebih tinggi.

    • Hindari penggunaan kaus kaki ketat atau sepatu bertumit tinggi, karena bisa menghambat sirkulasi darah.

    • Melakukan olahraga low-impact jika dokter membolehkannya.

    • Usahakan tidur dengan posisi menghadap kiri, karena bisa membantu mengurangi tekanan pada inferior vena cava yang terletak di sebelah kanan tubuh.


    Meski demikian umumnya varises ini cenderung berkurang atau menjadi lebih baik setelah seseorang melahirkan, terutama jika sebelum hamil ia memang diketahui tidak memiliki varises. Hal ini karena rahim tidak lagi memberikan tekanan pada bagian inferior vena cava dan kadar hormon kembali normal.



      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 5:27 am