Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Gejala Stress Bisa di lihat dari Mulut

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Gejala Stress Bisa di lihat dari Mulut

    Post  clara on Sun Dec 26, 2010 1:20 am

    Gejala Stres Bisa Dilihat dari Mulut



    Jika seseorang mengalami stres berlebihan umumnya akan merasakan sakit kepala. Padahal stres berat bisa ditandai dengan beberapa gejala seperti gangguan kesehatan mulut dan gigi.

    Seperti dikutip dari WebMD, stres berat dan kecemasan dapat mempengaruhi kesehatan mulut yang mencakup sariawan, menggeretak gigi, tidak sehatnya mulut dan penyakit gigi serta gusi lainnya.

    Sariawan
    Sariawan di mulut biasanya ditandai dengan luka berwarna putih kemerahan yang muncul di dalam mulut dan kadang bisa timbul beberapa di tempat yang berbeda. Meskipun para ahli tidak yakin apa penyebabnya, tapi kemungkinan akibat infeksi virus atau bakteri karena ada masalah dalam sistem kekebalan tubuh. Saat seseorang merasa stres atau kelelahan akan membuatnya rentan terkena sariawan karena kekebalan tubuhnya rendah.

    Sebagian besar sariawan hilang dalam waktu seminggu hingga 10 hari dan untuk mengurangi iritasi usahakan menghindari makanan pedas, panas atau yang mengandung asam tinggi.

    Menggeretak gigi
    Secara tidak sadar saat sedang stres seseorang akan mengepalkan dan menggertakkan giginya siang dan malam hari, padahal kegiatan ini adalah salah satu kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan masalah pada sendi temporomandibular (temporomandibular joint/TMJ). Sendi ini terletak di depan telinga yang mana tulang tengkorak dan rahang bawah bertemu.

    Kesehatan mulut yang buruk
    Berada di bawah tekanan yang ekstrem akan mempengaruhi suasana hati yang bisa membuat seseorang melewati kebiasaan merawat kebersihan mulut dan mengonsumsi makanan yang tidak sehat seperti ngemil makanan manis.

    Jika mulut tidak terawat dengan baik, maka akan mempengaruhi kesehatan mulut dan gigi secara keseluruhan. Kondisi ini bisa mengakibatkan penyakit gusi dan meningkatkan risiko gigi berlubang. Padahal menjaga kebersihan diri dan juga konsumsi makanan sehat bisa membantu menghilangkan stres serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Penyakit gusi
    Stres bisa menyebabkan peningkatan plak gigi meskipun hanya berlangsung singkat. Jika terjadi dalam jangka waktu panjang stres ini bisa mendorong risiko perdarahan gusi, radang gusi serta penyakit gusi lainnya yang lebih parah. Selain itu stres bisa menyebabkan depresi, dan menurut studi diketahui pasien depresi memiliki risiko dua kali lebih tinggi mengalami kegagalan pengobatan yang maksimal untuk penyakit gusi.


      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 4:54 pm