Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kota Tanpa Kuburan
Today at 7:50 am by jakarta

» JUAL OBAT KUAT VIAGRA USA ASLI | WHATSAPP 081328111657
Wed Dec 06, 2017 11:50 pm by varisha

» Pendidikan di Finlandia
Tue Nov 28, 2017 12:31 pm by flade

» Di Maroko, Semua Domba Pintar Memanjat Pohon
Sat Nov 25, 2017 10:50 am by flade

» Para Hackers Cantik
Sun Nov 12, 2017 2:24 pm by flade

» 3 Tips Ini Sukseskan Bisnis Kopi
Sat Nov 04, 2017 8:57 am by flade

» Akhir Pencarian Mbah Wongso, Warga Suriname Keturunan Jawa
Mon Oct 23, 2017 10:22 am by zuko

» Ini Cerita Move On Wanita yang Diputusin Jelang Nikah Usai Pacaran 9 Tahun
Wed Oct 11, 2017 8:17 am by flade

» Gores Mobil Rp 1,4 M, Gadis Ini Malah Dapat Keberuntungan Tak Terduga
Mon Sep 25, 2017 5:35 pm by lea

IKLAN ANDA


    Tanda Stroke tampak di Biji Mata

    Share
    avatar
    via

    863
    04.03.09

    Tanda Stroke tampak di Biji Mata

    Post  via on Mon Dec 27, 2010 12:26 am

    Tanda-tanda Stroke Tampak di Biji Mata


    Berbagai risiko penyakit seperti diabetes dan hipertensi bisa dilihat dari kondisi retina mata. Kini, metode yang sama juga bisa digunakan untuk memperkirakan kemungkinan stroke dan kerusakan yang menyertainya termasuk demensia (pikun).

    Caranya adalah dengan mengamati kondisi pembuluh darah kecil di retina (biji mata), yang posisinya tampak di bagian depan bola mata. Adanya perdarahan atau kebocoran di bagian tersebut sejak lama dikaitkan dengan risiko diabetes dan hipertensi.

    Sebuah penelitian di Australia mengungkap, gejala yang dikenal juga sebagai retinopathy itu ternyata berhubungan dengan mini-stroke. Seseorang yang mengalami retinopathy memiliki risiko 2-3 kali lebih besar untuk mengalami mini-stroke.

    Mini-stroke merupakan penyumbatan pembuluh darah dalam area kecil di otak. Meski ringan, penyakit yang disebut juga infark otak ini dalam jangka panjang bisa memicu stroke yang sesungguhnya atau bahkan disertai kerusakan lain seperti demensia atau pikun.

    Penelitian yang digagas oleh Centre for Eye Research Australia (CERA) ini tercatat terobosan penting dalam menangani mini-stroke. Sebab hingga saat ini, teknologi Magnetic Resonance Imaging (MRI) baru bisa mendeteksi kerusakan akibat mini-stroke tanpa dapat mengidentifikasi gejala awalnya.

    "Mini-stroke sebenarnya merupakan peringatan awal dari kerusakan otak yang lebih parah, namun kami ingin mengetahui tanda-tandanya lebih awal lagi agar pencegahan bisa dilakukan lebih optimal," ungkap Dr Ning Cheung dari CERA, seperti dikutip dari Ninemsn.

    Menurutnya, retinopathy merupakan cara yang unik dan tidak merusak (invasif) untuk melihat kondisi kesehatan otak. Karena mudah dilakukan, ia berharap cara ini bisa membantu memaksimalkan upaya pencegahan stroke dan demensia.



      Waktu sekarang Mon Dec 18, 2017 2:12 pm