Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Mengajari Anak Minum obat Kapsul

    Share

    mayang.ungu

    301
    14.06.09

    Mengajari Anak Minum obat Kapsul

    Post  mayang.ungu on Wed Dec 29, 2010 12:30 am

    Cara Mengajari Anak Minum Obat Kapsul



    Saat masih kanak-kanak obat yang diberikan umumnya berbentuk cair atau sirup. Tapi pada usia tertentu anak harus bisa minum obat berbentuk kapsul atau tablet. Bagaimana cara mengajarkan anak minum obat?

    Jika anak masih berusia di bawah 10 tahun, umumnya belum memiliki kesiapan untuk belajar menelan kapsul atau tablet. Karenanya orangtua harus melihat terlebih dahulu apakah anak sudah siap atau belum.

    Obat berbentuk cair atau sirup biasanya hanya sebatas obat untuk pilek, batuk atau penurun panas. Tapi jika sakitnya cukup serius, sebagian besar obat akan berbentuk kapsul atau tablet. Jika anak belum bisa mengonsumsinya, maka obat ini akan digerus hingga berbentuk puyer tapi akan menimbulkan rasa pahit sehingga sulit meminta anak untuk meminumnya.

    Seperti dikutip dari Babycenter dan eHow, ada beberapa langkah atau cara yang bisa dilakukan orangtua dalam mengajarkan anak minum kapsul atau tablet, yaitu:

    1. Berlatih dengan menggunakan permen kecil
    Untuk awalnya, gunakanlah bantuan permen bulat kecil yang diperumpamakan sebagai obat. Mintalah si kecil meletakkan permen tersebut di ujung tenggorokan lalu menelannya dengan bantuan air. Jika anak berhasil melakukannnya minimal dua kali, maka ia bisa mengonsumsi obat kapsul atau tablet.

    2. Berikanlah contoh cara minum obat di depan anak
    Jika anak belum paham berikanlah contoh cara minum obat yaitu dengan meletakkan obat di ujung, mengambil seteguk air, lalu memiringkan atau mendongakkan kepala dengan sedikit hentakan kecil kemudian menelan.

    3. Memberikan air terlebih dahulu
    Teknik ini dengan cara meminta anak mengambil seteguk air dan menahannya di dalam mulut, kemudian mintalah ia menatap ke atas lalu ibu memasukkan obat ke sudut mulutnya. Setelah itu mintalah anak menelannya dengan posisi masih menatap ke atas atau langit-langit.

    4. Mengulanginya hingga 3 kali
    Jika saat pertama anak gagal menelan pil tersbeut, cobalah untuk mengulanginya hingga dua kali. Jika masih gagal juga beri istirahat sejenak sekitar 3-5 menit dan bisa juga sambil mengunyah sesuatu, lalu mintalah anak untuk mengulanginya lagi.

    5. Gunakan ukuran permen yang lebih besar
    Jika anak sudah berhasil menelan permen dengan menggunakan bantuan air saja, maka tingkatkan ukuran permen menjadi sedikit lebih besar. Orangtua sebaiknya tidak menggunakan obat langsung, tapi gunakanlah permen dalam setiap percobaan hingga anak benar-benar berhasil.

    6. Gunakan bantuan kue, jeli atau pisang
    Jika anak tidak juga bisa menelan permen atau obat tersebut dengan bantuan air saja, maka cobalah membungkus obat dengan kue, makanan jelly atau pisang lalu meletakkannya di mulut dan menelannya dengan bantuan air.



      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 7:00 am