Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Jika Tubuh Butuh Antibiotik

    Share
    avatar
    daun.kuning

    272
    17.11.09

    Jika Tubuh Butuh Antibiotik

    Post  daun.kuning on Mon Jan 03, 2011 12:06 am

    Tanda-tanda Tubuh Memerlukan Antibiotik


    Sembarangan menggunakan antibiotik dapat memunculkan kuman-kuman super sehingga dokter tidak akan begitu saja meresepkan obat tersebut. Selain lewat pemeriksaan lab, dokter juga bisa menentukan pemberian antibiotik berdasarkan gejala-gejala tertentu.

    Dikutip dari Health.com, berikut ini adalah tanda-tanda yang menunjukkan bahwa tubuh sedang memerlukan antibiotik.

    1. Demam
    Infeksi bakteri dapat menyebabkan demam yang ditandai dengan kenaikan suhu tubuh yang kadang disertai gemetar atau menggigil. Tanpa disertai tanda-tanda tersebut, dokter tidak akan meresepkan antibiotik pada pasien yang datang kepadanya.

    Namun demam juga tidak selalu butuh antibiotik, misalnya jika disebabkan oleh infeksi virus flu. Infeksi flu tidak perlu diberi antibiotik dan memang tidak bisa disembuhkan dengan obat tersebut, sebaliknya akan sembuh dengan sendirinya karena merupakan self limiting disease.

    2. Sakit berkepanjangan
    Infeksi virus flu hanya diobati dengan antibiotik jika sudah berkepanjangan sehingga menyebabkan masalah lain misalnya infeksi sinus. Jika gejala flu tidak mereda dalam beberapa minggu, kemungkinan besar dokter akan memberikan antibiotik.

    3. Dahak kekuningan
    Warna lendir pernapasan termasuk ingus dan dahak dapat menunjukkan jenis infeksi yang terjadi, apakah infeksi virus flu atau bakteri meski tidak terlalu bisa diandalkan keakuratannya. Lendir akan tetap bening dan encer pada infeksi flu, sementara pada infeksi bakteri akan menjadi kental dan berwarna kuning atau kehijauan.

    4. Nyeri tenggorokan
    Adanya infeksi bakteri di tenggorokan ditandai dengan bercak putih di antara radang yang memerahkan tenggorokan. Sebagian besar demam diawali dengan nyeri tenggorokan, namun tidak semuanya butuh antibiotik. Tanpa disertai bercak putih tersebut, obat antiradang saja sudah bisa mengatasi tanpa perlu diberi antibiotik.

    5. Hasil pemeriksaan lab
    Cara paling akurat untuk menentukan adanya infeksi bakteri adalah dengan melakukan uji laboratorium terhadap sampel lendir atau urine, namun biasanya membutuhkan lebih banyak waktu dan biaya. Dokter bisa saja meresepkan antibiotik tanpa melakukan tes ini jika tanda-tanda lain sudah cukup kuat mengindikasikan adanya infeksi bakteri.



      Waktu sekarang Sat Jul 22, 2017 7:56 pm