Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Kenapa Sarapan Roti Bikin Cepat Lapar?

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Kenapa Sarapan Roti Bikin Cepat Lapar?

    Post  clara on Wed Jan 05, 2011 8:13 am

    Kenapa Sarapan Roti Bikin Cepat Lapar?


    Banyak orang yang tidak suka sarapan roti dengan alasan roti bikin perut cepat lapar, sehingga lebih memilih sarapan nasi. Tahukah Anda mengapa sarapan roti bikin perut cepat lapar ketimbang nasi?

    Dilansir Webmd, makanan yang membuat perut cepat lapar berarti termasuk dalam karbohidrat sederhana, yakni yang cepat dan mudah mengubah glukosa menjadi energi.

    Karbohidrat sederhana merupakan makanan yang mengandung kadar gula tinggi, ketika dicerna akan langsung menjadi energi dengan cepat dan meningkatkan kadar gula darah. Karbohidrat sederhana juga tidak bisa menyimpan cadangan glikogen.

    Pada dasarnya roti terigu dan nasi putih keduanya termasuk dalam kelompok karbohidrat sederhana. Yang membuatnya berbeda adalah roti terigu lebih banyak mengalami pengolahan dan lebih halus ketimbang nasi, sehingga karbohidrat yang dikandungnya semakin mudah dicerna menjadi energi.

    Semakin cepat diolah, maka semakin cepat perut merasa lapar karena tidak ada cadangan energi yang berasal dari karbohidrat. Inilah yang menyebabkan sarapan roti membuat orang lebih cepat lapar.

    Bila tidak ingin cepat lapar dan memiliki cadangan energi, sebaiknya makanlah karbohidrat yang lebih kompleks. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dipecah menjadi glukosa, sehingga tidak mudah melepaskan gula ke dalam darah.

    Jika sarapan roti 2 jam kemudian orang bisa kembali lapar, maka sarapan nasi bisa lebih tahan lama hingga 4 jam, sedangkan karbohidrat kompleks bisa lebih tahan lama 5-6 jam.

    Selain itu, karbohidrat kompleks juga bisa disimpan di liver dan otot sebagai glikogen (zat sebelum menjadi glukosa). Jika tubuh kekurangan energi, cadangan glikogen inilah yang akan dipecah menjadi glukosa sebagai sumber energi.

    Hal ini memungkinkan tubuh untuk membakar lemak tubuh yang disimpan untuk dijadikan energi, bukannya terburu-buru memanfaatkan glukosa seperti yang berasal dari karbohidrat sederhana.

    Jika ingin sarapan roti tapi tidak cepat lapar maka roti yang terbuat gandum bisa cukup menahan lapar. Tapi kebanyakan roti yang dijual di Indonesia adalah berbahan tepung terigu.

    Tepung terigu dan tepung gandum sama-sama berasal dari bahan gandum. Hanya saja tepung terigu diolah dengan hanya mengambil bagian inti dari biji gandum sehingga hasilnya halus, sedangkan tepung gandum berasal dari seluruh bagian biji gandum sehingga seratnya lebih banyak.

    Berikut beberapa karbohidrat kompleks yang membuat Anda tidak mudah cepat lapar:

    • Roti gandum

    • Sereal gandum

    • Nasi merah

    • Jagung

    • Ubi dan singkong

    • Oatmeal

    • Granula rendah lemak.



      Waktu sekarang Tue Sep 27, 2016 8:57 am