Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Karyawan Facebook Tak Boleh Fesbukan

    Share
    avatar
    flade

    947
    23.09.09

    Karyawan Facebook Tak Boleh Fesbukan

    Post  flade on Sat Jan 08, 2011 12:45 pm

    Investor Facebook tapi Larang Karyawan "Facebookan"


    Goldman Sachs Group yang dikabarkan akan menyuntikkan modalnya ke Facebook 450 juta dollar AS ini cukup unik. Pasalnya, para karyawan di firma keuangan tersebut selama ini dilarang "facebookan" selain untuk urusan kantor.

    Jika mengakses Facebook di komputer kantor, setiap karyawan bakal disodori peringatan di layar. Intinya semua aktivitas yang dilakukan si ditus tersebut akan dicatat dan diaudit serta hanya boleh untuk kebutuhan resmi.

    "Investasi dari bank di perusahaan yang produknya tidak disukai terkesan lucu, tapi tetap masuk akal," kata Steven Neil Kaplan, profesor entrepreneurship dan keuangan di Sekolah Bisnis Universitas Chicago, AS, seperti dilansir situs Bloomberg, Rabu (5/1/2011).

    Meski menjaga jarak, Goldman kelihatannya memang niat mengetahui lebih banyak soal Facebook. Saat CFO Facebook David Ebersman melakukan audiensi di depan para pejabat Goldman, ia pun berusaha menjelaskan Facebook dari dasar. Menurut sumber Bloomberg yang ikut dalam audiensi tersebut, Ebersman membantu para karyawan Goldman bagaimana menjelaskan Facebook kepada para pemilik modal yang umumnya berusia lanjut.

    Ebersman sempat menceritakan kepada peserta audiensi bahwa ia berhasil dibujuk CEO Facebook Mark Zuckerberg untuk bergabung sejak Juni 2010 lalu juga setelah melihat manfaat Facebook bagi anaknya. Ia sadar bagaimana anaknya menikmati foto teman-temannya dari tahun ke tahun. Namun, ia juga menjelaskan bagaimana Facebook bisa menangguk untung dari iklan-iklan kecil yang sangat banyak potensinya.

    Juru bicara Golgman belum mau bekromentar soal pembatasan Facebook di lingkungan perusahaan. Saat ini, Facebook mungkin masih asing buat karyawan Goldman, tetapi ke depan bisa jadi merekalah yang turut menentukan masa depan Facebook. [kompas]



      Waktu sekarang Tue Jul 25, 2017 1:46 am