Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Pria Hilang Gairah Melihat Wanita Menangis

    Share

    mayang.ungu

    301
    14.06.09

    Pria Hilang Gairah Melihat Wanita Menangis

    Post  mayang.ungu on Sun Jan 09, 2011 10:42 am

    Pria Hilang Gairah Melihat Wanita Menangis


    Sejumlah wanita acapkali mengandalkan air mata untuk menarik perhatian dan empati pria. Tapi, studi terbaru mengungkap bahwa senyawa kimia air mata wanita justru berpotensi menurunkan kadar ketertarikan seorang pria.

    Studi yang dimuat dalam jurnal Science itu menyebutkan, senyawa kimia dalam air mata wanita akan mengirim sinyal kepada pria di sekitarnya melalui bau, layaknya feromon yang terpancar dari tubuh.

    Sinyal yang tertangkap akan memengaruhi kadar testosteron dalam tubuh pria. Kondisi inilah yang kemudian berpotensi membuat pria kehilangan gairah terhadap wanita menangis.

    Tim peneliti Weizmann Institute of Science melakukan percobaan dengan sampel air mata sejumlah wanita sukarelawan yang baru saja menonton film sedih. Mereka juga menyiapkan sampel air mata palsu diciptakan dari unsur garam.

    Seperti dikutip dari Aol Health dan vivanews, sampel-sampel itu kemudian disodorkan ke indera penciuman sejumlah pria sukarelawan yang tengah memperhatikan sejumlah foto wanita. Hasilnya, mereka tidak merasakan daya tarik seksual dari wanita-wanita dalam foto.

    Sementara sejumlah pria yang mendapat rangsangan bau air mata palsu merasakan daya tarik seksual dari wanita-wanita dalam foto yang sama. Analisis selanjutnya menunjukkan bahwa kadar testosteran yang terdeteksi lewat uji air liur berkurang usai mencium air mata wanita.

    Neurobiolog Noam Sobel yang memimpin penelitian mengatakan, senyawa kimia tersebut mungkin memiliki tujuan evolusioner sebagai sinyal kepada pria bahwa, "Sekarang bukan waktu yang tepat untuk aktivitas seksual."

    Menurutnya, kadar testosteron terkait dengan penurunan agresi, yang bisa memberi kenyamanan pada wanita. Studi Sobel dianggap inovatif untuk menyimpulkan bahwa ada 'fungsi emosional' yang relevan dari air mata. Sebelumnya, air mata hanya dianggap sebagai isyarat visual kesedihan.


      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 12:43 am