Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Yesterday at 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA

Paid2YouTube.com

    Alat Kelamin Pria Masih Bisa 'Berdiri' Setelah Meninggal

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    Alat Kelamin Pria Masih Bisa 'Berdiri' Setelah Meninggal

    Post  flade on Fri Jan 14, 2011 6:07 am


    Alat Kelamin Pria Masih Bisa 'Berdiri' Setelah Meninggal


    Sebagian pria harus mengonsumsi obat kuat untuk mengatasi lemah syahwat yang membuatnya kehilangan kemampuan ereksi. Di sisi lain, ada sebagian pria yang masih bisa mengalami ereksi (penis berdiri) bahkan setelah berada dalam kondisi tidak bernyawa.

    Dalam bahasa ilmiah, gangguan yang menyebabkan penis mengalami ereksi secara tidak wajar disebut priapism. Pada manusia yang masih hidup, kondisi ini dapat menyebabkan penis mengalami ereksi dalam waktu lama hingga menimbulkan rasa nyeri hebat.

    Meski lebih jarang, priapism juga bisa terjadi pada wanita. Namun karena tidak memiliki penis, wanita mengalami ereksi atau ketegangan semacam itu di jaringan klitoris dan kadang-kadang di labia atau bibir vagina baik bibir luar maupun bibir dalam.

    Penyebabnya ada bermacam-macam, salah satunya pengaruh obat-obatan termasuk viagra (sildenafril). Penyebab
    lainnya adalah cedera pada sumsum tulang belakang yang menyebabkan aliran darah terkonsentrasi ke alat kelamin meski tidak ada rangsang seksual.

    Priapism tidak hanya terjadi pada manusia yang masih hidup, bahkan mayat sekalipun bisa mengalami kondisi yang dinamakan postmortem proapism. Tak jarang kondisi tersebut dijumpai dalam beberapa kasus kematian yang tidak wajar, terutama akibat gantung diri dalam posisi vertikal.

    Dikutip dari Blindloop,salah satu penjelasan atas fenomena yang juga disebut angel lust alias nafsu malaikat ini adalah pengaruh gravitasi. Ketika mayat dalam posisi tergantung, aliran darah akan terkonsentrasi di bagian bawah tubuh termasuk alat kelamin sehingga tampak menegang.

    Tekanan pada otak kecil juga bisa memicu aliran darah ke alat kelamin, sesaat sebelum denyut jantung berhenti. Pemicu tekanan tersebut tak lain adalah jeratan tali pada saat gantung diri atau mengalami kecelakaan yang membuat leher terjerat.


      Waktu sekarang Sun Sep 25, 2016 12:27 pm