Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Alat Kelamin Pria Masih Bisa 'Berdiri' Setelah Meninggal

    Share
    avatar
    flade

    948
    23.09.09

    Alat Kelamin Pria Masih Bisa 'Berdiri' Setelah Meninggal

    Post  flade on Fri Jan 14, 2011 6:07 am


    Alat Kelamin Pria Masih Bisa 'Berdiri' Setelah Meninggal


    Sebagian pria harus mengonsumsi obat kuat untuk mengatasi lemah syahwat yang membuatnya kehilangan kemampuan ereksi. Di sisi lain, ada sebagian pria yang masih bisa mengalami ereksi (penis berdiri) bahkan setelah berada dalam kondisi tidak bernyawa.

    Dalam bahasa ilmiah, gangguan yang menyebabkan penis mengalami ereksi secara tidak wajar disebut priapism. Pada manusia yang masih hidup, kondisi ini dapat menyebabkan penis mengalami ereksi dalam waktu lama hingga menimbulkan rasa nyeri hebat.

    Meski lebih jarang, priapism juga bisa terjadi pada wanita. Namun karena tidak memiliki penis, wanita mengalami ereksi atau ketegangan semacam itu di jaringan klitoris dan kadang-kadang di labia atau bibir vagina baik bibir luar maupun bibir dalam.

    Penyebabnya ada bermacam-macam, salah satunya pengaruh obat-obatan termasuk viagra (sildenafril). Penyebab
    lainnya adalah cedera pada sumsum tulang belakang yang menyebabkan aliran darah terkonsentrasi ke alat kelamin meski tidak ada rangsang seksual.

    Priapism tidak hanya terjadi pada manusia yang masih hidup, bahkan mayat sekalipun bisa mengalami kondisi yang dinamakan postmortem proapism. Tak jarang kondisi tersebut dijumpai dalam beberapa kasus kematian yang tidak wajar, terutama akibat gantung diri dalam posisi vertikal.

    Dikutip dari Blindloop,salah satu penjelasan atas fenomena yang juga disebut angel lust alias nafsu malaikat ini adalah pengaruh gravitasi. Ketika mayat dalam posisi tergantung, aliran darah akan terkonsentrasi di bagian bawah tubuh termasuk alat kelamin sehingga tampak menegang.

    Tekanan pada otak kecil juga bisa memicu aliran darah ke alat kelamin, sesaat sebelum denyut jantung berhenti. Pemicu tekanan tersebut tak lain adalah jeratan tali pada saat gantung diri atau mengalami kecelakaan yang membuat leher terjerat.


      Waktu sekarang Wed Aug 23, 2017 1:07 pm