Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    jika Manusia Tak ada Rasa Takut

    Share

    pravda

    260
    07.06.10

    jika Manusia Tak ada Rasa Takut

    Post  pravda on Sat Jan 15, 2011 12:25 am

    Adakah Manusia yang Tak Punya Rasa Takut?


    Rasa takut adalah hal yang melekat pada manusia yang sifatnya lebih kejiwaan. Tapi ada manusia yang hidup tanpa rasa takut bukan karena ia pintar mengatasi rasa takut tapi karena anatomi tubuhnya seperti itu. Siapa dia?

    Seorang ibu di Amerika Serikat mengidap penyakit langka yang membuatnya tidak punya rasa takut terhadap ancaman apapun. Kondisi ini menarik perhatian peneliti untuk mengembangkan terapi bagi penderita stres pasca-trauma.

    Perempuan berinisial SM ini diyakini mengidap penyakit yang membuatnya kehilangan bagian otak yang dinamakan amygdala. Bagian yang konon memiliki struktur mirip buah almond tersebut merupakan pusat pengaturan rasa takut.

    Penyakit tersebut membuat perempuan berusia 44 tahun yang telah memiliki 3 orang anak ini tidak memiliki rasa takut sama sekali. Ular, kalajengking dan bahkan ancaman pembunuhan tidak membuatnya bergidik ketakutan.

    Anak-anak SM mengakui, ibunya memang aneh karena biasa menangkapi ular di pekarangan. Kabarnya SM tidak menggubris ancaman pembunuhan ketika suatu saat ia berhadapan dengan perampok, hingga akhirnya si perampok yang justru kehilangan nyali.

    "Waktu itu umurku 30 tahun, ada pria mabuk menodongkan pisau kepadaku. Aku bilang kalau kamu mau membunuhku, lewati dulu malaikat-malaikat Tuhan yang menjagaku. Lalu pria itu malah ketakutan," ujar SM yang dalam kesehariannya memang sangat religius dan taat beribadah.

    Dr Justin Feinstein, peneliti dari University of Iowa mengatakan kondisi SM telah diamati dalam 20 tahun terakhir. Hasil pengamatan menunjukkan perempuan ini bahkan tidak bisa mengenali ekspresi takut pada wajah orang lain.

    Dalam laporan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Current Biology edisi 16 Desember 2010, Dr Feinstein mengatakan kondisi SM bisa mengilhami terapi untuk penderita gangguan stres pasca-trauma atau Post Traumatic Stress Disorder (PTSD).



      Waktu sekarang Thu Sep 29, 2016 10:21 pm