Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Tanda Balita Harus dibawa ke Dokter

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Tanda Balita Harus dibawa ke Dokter

    Post  clara on Sat Jan 15, 2011 7:58 am

    Tanda-tanda Balita Harus Dibawa ke Dokter


    Kondisi balita yang masih sangat rentan cenderung membuatnya gampang sakit. Orangtua biasanya panik dan sangat khawatir ketika balitanya ada gangguan kesehatan. Sebaiknya ketahui tanda-tanda kapan si balita harus dibawa ke dokter.

    Tidak semua orangtua bisa membedakan dengan pasti antara tangisan yang normal dengan tangisan akibat adanya masalah pada tubuh balita. Bahkan orangtua yang sudah berpengalamn sekalipun sulit membedakannya. Ini karena setiap anak memiliki karakteristik tersendiri yang membuatnya berbeda satu sama lain.

    Penting bagi orangtua untuk bisa memahami tanda-tanda apa saja yang menunjukkan bahwa si balita harus dibawa ke dokter, seperti dikutip dari Mayoclinic, yaitu:

    1. Adanya perubahan rasa. Dalam hal ini balita menolak untuk menyusu secara berturut-turut atau selera makannya buruk.

    2. Perubahaan suasana hati. Jika balita terlihat lesu, sulit untuk dibangunkan dan tidak berhenti menangis meskipun sudah berusaha untuk didiamkan atau dihibur.

    3. Pusar atau penisnya menjadi lembek. Jika mudah ditekan dengan pelan pada daerah pusar dan penis atau penisnya menjadi merah dan mengeluarkan cairan (berdarah).

    4. Demam. Jika balita masih berusia kurang dari 3 bulan, maka hubungi dokter setiap kali demam. Tapi kalau usianya sudah lebih dari 3 bulan, awasi setiap kali demam dengan istirahat dan minum cairan yang banyak. Jika suhunya lebih dari 38,9 derajat celsius dan balita menjadi mudah marah serta lesu, segera hubungi dokter.

    5. Diare. Waspadai jika diare si balita sudah berbentuk cairan dan sering.

    6. Muntah. Sesekali balita muntah memang hal yang normal, tapi yang harus diwaspadai adalah jika balita muntah berkali-kali setelah makan atau minum susu dalam satu hari.

    7. Dehidrasi. Ciri-ciri balita yang mengalami dehidrasi adalah popok tidak basah selama 6 jam, menangis tanpa air mata dan mulut kering tanpa air liur.

    8. Pilek. Jika pilek yang dialami balita sudah mengganggu pernapasannya, mengganggu tidur serta cairan yang dihasilkan oleh hidung berwarna kuning, hijau atau abu-abu dan disertai dengan batuk yang parah.

    9. Telinga bermasalah. Hubungi dokter jika balita tidak memberikan respons apapun saat orangtua berbicara atau mengajaknya bercanda, bisa juga adanya cairan yang keluar dari telinganya.

    10. Adanya ruam merah di kulit. Hal yang harus diwaspadai adalah jika ruam tersebut meluas, tampak seperti infeksi dan disertai dengan demam.

    Jika menemukan gejala tersebut, tidak ada salahnya untuk membawa sang buah hati ke dokter sehingga bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal yang tak kalah penting adalah percayai apa kata naluri Anda, karena kata hati juga bisa menjadi petunjuk.



      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 11:35 pm