Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Tes HIV Sebelum Nikah

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Tes HIV Sebelum Nikah

    Post  clara on Sat Jan 15, 2011 8:05 am

    Perlukah Tes HIV Sebelum Menikah?


    Justice D. Sreedevi

    Sebelum menikah, biasanya banyak tes kesehatan yang harus dilakukan oleh kedua calon mempelai, termasuk tes kesehatan reproduksi. Lantas perlukah melakukan tes HIV sebelum menikah?

    Hal ini yang terjadi di negara bagian Kerala, India. Pemerintah Kerala sedang mempertimbangkan kebijakan untuk melakukan tes HIV bagi warganya yang akan menikah.

    Pemerintah bagian Kerala, India, telah menerima laporan dari Komisi Perempuan Kerala (Kerala’s Women’s Commission atau KWC) yang merekomendasikan perencanaan bagi semua pasangan yang akan menikah harus menjalani tes HIV.

    "Ini adalah masalah yang mempengaruhi seluruh umat manusia, karenanya harus diambil langkah-langkah memadai untuk dapat melindungi semuanya," jelas Justice D. Sreedevi, Ketua KWC, seperti dilansir NDTV.

    Menurut Sreedevi, komisi membuat permintaan tersebut di latar belakangi oleh beberapa kasus pria menikah meskipun tahu bahwa ia HIV positif.

    KWC mengajukan laporan tahunan dengan rekomendasi kepada pemerintah negara bagian pekan lalu. Komisi juga meminta pemerintah untuk mendukung anak-anak yang terkena HIV.

    Berdasarkan data Kerala State Aids Control Society (KSACS), sebanyak 55.167 orang telah terinfeksi oleh HIV/AIDS di negara bagian Kerala, India.

    Prevalensi HIV pada populasi tingkat umum adalah 0,26 persen, yang kurang dari rata-rata nasional sebesar 0,34 persen.

    KWC mengharapkan dengan sesi penetapan anggaran Kerala yang dijadwalkan minggu pertama bulan depan, permintaan mereka akan dipertimbangkan oleh pemerintah.



      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 10:27 pm