Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih Kena Kanker Paru

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih Kena Kanker Paru

    Post  kuning on Mon Jan 17, 2011 5:54 am

    Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih Kena Kanker Paru


    Menkes saat acara vaksinasi haji

    Berita mengagetkan datang dari Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih. Doktor dari Harvard School of Public Health itu terkena penyakit kanker paru-paru. Syukurlah penyakit itu sudah bisa dikendalikan. Bahkan Endang tetap bisa beraktivitas seperti biasa.

    "Iya (terkena kanker paru-paru), tetapi sudah bisa diatasi dan dikendalikan. Itu diketahui setelah check up klinisnya kira-kira Oktober 2010," kata Staf Khusus Menkes Bidang Politik dan Kebijakan Kesehatan, Bambang Sulistomo, kepada detikcom, Minggu (16/1/2011) petang.

    Menurut dia, selama ini tidak ada gejala apa pun yang muncul. Karena itu ketika Endang dinyatakan terkena kanker paru, kabar itu sangat mengagetkan.

    "Nggak ada gejala apa-apa. Saat memimpin rapat, lalu kunjungan-kunjungan tampak sehat," ujar Bambang.

    Kepala RSPAD, dr Supriyanto, saat dikonfirmasi menyangkal kabar yang beredar bahwa dia turut menangani kesehatan Menkes. Dia bahkan belum tahu jika Menkes menderita penyakit paru-paru. Kalau pun Menkes menderita penyakit tersebut, dirinya tidak berwenang untuk memberitahukan ke publik.

    "Itu sepenuhnya hak individu beliau, saya nggak bisa memberi keterangan. Tapi yang pasti beliau selalu mengerjakan pekerjaannya 100 persen, baik di Jakarta atau pun di luar Jakarta," kata Supriyanto saat dihubungi detikcom.

    "Saya nggak tahu, seandainya tahu pun secara etika kedokteran bukan wewenang saya untuk memberitahukan," imbuhnya.

    Menkes Endang R Sedyaningsih sendiri ketika dikonfirmasi detikcom via SMS tidak memberikan balasan. Begitu juga pejabat eselon I Kemenkes Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Prof Dr Tjandra Yoga Aditama enggan memberikan komentar.

    "Jangan tanya ke saya," jelas Yoga.

    Dari pihak Istana, Mensesneg Sudi Silalahi yang dikonfirmasi via SMS juga tidak membalas. Juru bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha belum mengetahui informasi ini, "Saya belum dengar soal itu".

    Menlu Marty Natalegawa yang sedang retreat di ASEAN Ministerial Meeting (AMM) di Pantai Medana, Lombok, juga mengatakan hal yang sama saat ditanya bahwa Menkes menjalani pengobatan di Guangzhou, China. "Oh saya nggak tahu itu. Belum ada laporan (dari Kedubes RI di China)," ujarnya.

    Sakit Sejak Oktober 2010

    Kabar Menkes terkena kanker paru-paru juga telah didengar oleh Presiden SBY. Bahkan SBY menugaskan tim dokter pemerintah untuk membantu pemulihan kesehatan Menkes.

    "(Presiden SBY) Sudah tahu. Malah menugaskan tim dokter untuk mendampingi pemulihan tersebut," kata Staf Khusus Menkes Bidang Politik dan Kebijakan Kesehatan, Bambang Sulistomo, kepada detikcom, Minggu (16/1/2011) petang.

    Bambang menuturkan, untuk memulihkan kesehatan, Endang telah mendapat berbagai perawatan. Utamanya perawatan dilakukan di dalam negeri.

    "Juga dibawa ke luar negeri, ke Guangzhou (China), beberapa kali. Saya tidak tahu pasti kapan, yang jelas sudah bisa dikendalikan. Karena tentunya harus ada pemulihan," sambungnya.

    "Pemulihannya cepat dan sudah bisa dikendalikan, insya Allah," tambahnya.

    Bambang tidak tahu kanker paru yang diderita Menkes berada di stadium berapa. "Saya nggak tahu karena nggak baca medical record-nya. Tapi sudah bisa dikendalikan," kata Bambang.

    Sakit yang diderita Endang diketahui setelah check up klinis sekitar Oktober 2010. Menurut Bambang, selama ini tidak ada gejala apa pun yang muncul. Karena itu ketika Endang dinyatakan terkena kanker paru, kabar itu sangat mengagetkan. Saat memimpin rapat atau pun melakukan kunjungan kerja, Endang tampak sehat.


      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 11:03 pm