Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kelebihan Pijat Payudara Dibanding Implan Silikon

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Kelebihan Pijat Payudara Dibanding Implan Silikon

    Post  via on Mon Jan 17, 2011 6:03 am

    Kelebihan Pijat Payudara Dibanding Implan Silikon


    Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperbesar ukuran payudara, antara lain melalui pijat dan pemasangan implan silikon. Dibanding pasang implan, pijat payudara punya kelebihan tersendiri sehingga malah didukung oleh kementerian kesehatan Thailand.

    Dukungan tersebut diwujudkan dengan mendanai penelitian pada sekitar tahun 2003 untuk mempelajari manfaat pijat tradisional yang dinamakan Breast Pat atau Thailand Breast Slap. Dinamakan demikian karena teknik ini dilakukan dengan mengurut dan menepuk-nepuk (slap) payudara hingga pasiennya kesakitan.

    Penelitian yang melibatkan lebih dari 20 perempuan Thailand berusia 20-60 tahun ini menunjukkan, teknik Breast Slap tidak hanya mampu memperbesar ukuran payudara hingga 10 cm hanya dalam 6 sesi terapi. Manfaat lainnya adalah mengurangi risiko kanker payudara akibat teknik pembesaran lainnya termasuk implan silikon.

    Berdasarkan kesimpulan tersebut, pemerintah Thailand sejak saat itu menganjurkan para perempuan untuk melepas implan di dadanya dan beralih ke teknik Breast Slap yang lebih natural atau alami. Kementerian kesehatan setempat bahkan melatih puluhan perempuan di Bangkok sebagai terapis untuk mendalami teknik ini.

    Breast Slap pertama kali diperkenalkan oleh Khemmikka Na Songkhla, terapis kecantikan alternatif yang tinggal di Bangkok. Ia sendiri mendapatkan ilmu tersebut dari neneknya, yang rajin mengurut payudaranya sejak masih remaja dengan krim herbal kemudian menepuk-nepuknya dengan teknik yang dikenal saat ini.

    Selama lebih dari 20 tahun terakhir, Khemmikka yang kini berusia 43 tahun masih aktif melayani pasien yang ingin memperbesar payudara di kliniknya yang terletak di Bangkok. Pasiennya datang dari berbagai lapisan usia, mulai dari yang masih 20-an tahun hingga nenek-nenek umur 70-an tahun.

    "Salah satu pasien datang dengan ukuran payudara hanya sebesar telur ayam. Hanya dengan menjalani 6 kali terapi, ukurannya menjadi sebesar telur butung unta," ungkap Khemmikka seperti dikutip dari Lifeisreallybeautiful.

    Kelebihan lain dari pijat payudara adalah tidak memicu pembengkakan dan radang di kelenjar limpa seperti halnya pada implan silikon. Radang di kelenjar limpa merupakan salah satu dampak terburuk dari kebocoran implan silikon yang menumpuk di jaringan sekitarnya dan dapat merusak sistem kekebalan tubuh.

    Masalah harga juga termasuk kelebihan lain dari teknik memperbesar payudara dengan Breast Slap. Seperti diberitakan The Independent, klinik Khemmikka hanya mematok harga US$ 386 atau sekitar Rp 4,5 juta untuk 6 sesi terapi. Bandingkan dengan harga implan yang rata-rata mencapai Rp 49 juta


      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 3:37 am