Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Beberapa Masalah Yang Perlu Diwaspadai Pengantin Baru

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Beberapa Masalah Yang Perlu Diwaspadai Pengantin Baru

    Post  flade on Wed Jan 19, 2011 6:27 am

    6 Masalah Yang Perlu Diwaspadai Pengantin Baru


    Tidak sedikit pasangan pengantin baru yang harus menghadapi 'mimpi buruk' usai pesta pernikahan. Mereka merasa tiba-tiba ada perubahan pada pasangan ketimbang saat masih pacaran. Masalah pun bisa datang dari banyak hal.

    Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi sumber terjadinya letupan-letupan kecil dalam pernikahan. Jika tak buru-buru ditangani dengan tepat, 6 masalah ini bisa menjadi besar dan membahayakan pernikahan Anda:

    1. Uang

    Stres dan pertengkaran yang timbul gara-gara uang kerap kali jadi biang keladi nomor satu. Biasanya, ketika suami-istri bertengkar tentang uang, pertengkaran mereka sesunguhnya simbol dari sesuatu yang berbeda. Bisa saja hal itu karena perebutan kekuasaan, perbedaan nilai atau pandangan, atau hal-hal lain yang berhubungan dengan uang.

    Bayangkan apa yang terjadi di masa sulit, jika di masa senang saja Anda dan si dia tak berhenti meributkan soal uang. Ketika masalah ekonomi melanda adalah hal yang wajar bila Anda berdua merasa terombang-ambing sehingga stres tak terhindarkan. Tekanan masalah keuangan biasanya akan berimbas pada hal-hal lain dan menyulut keributan-keributan baru yang tak berhubungan dengan sumber masalah utama, uang. Misalnya, gara-gara salah satu tertekan akibat problem finansial, ia menjadi kehilangan kesabaran dan mudah terpicu amarahnya sehingga stres pun menjalar ke mana-mana. Tanpa disadari, pertengkaran melebar ke bidang-bidang lain yang tak ada hubungannya dengan uang.

    2. Anak

    Hadirnya buah hati juga potensial menjadi sumber keributan dalam sebuah perkawinan. Bagi pasangan yang memang mengharapkan anak, kelahiran mereka ke dunia tentu membawa suka cita tersendiri. Namun begitu, memiliki anak dapat membawa tekanan tambahan dalam perkawinan karena merawat dan membesarkan anak membutuhkan sebuah tanggung jawab besar. Terjadinya perubahan peran sebagai orang tua, bertambahnya faktor-faktor yang akan membuat Anda dan si dia sulit bersepakat, dan tentu saja berkurangnya waktu untuk menikmati waktu berduaan saja. Kombinasi ini adalah ujian berat bahkan bagi pasangan yang memiliki ikatan kuat.

    3. Stres

    Stres atau tekanan yang rutin Anda hadapi sehari-hari akan memperburuk masalah-masalah yang sudah ada. Sama seperti tekanan finansial, stres umum yang muncul setiap hari bisa menguji kesabaran dan optimisme, menyebabkan Anda dan si dia semakin kurang saling memberi perhatian.

    4. Kesibukan

    Tanpa Anda sadari, problem-problem dalam pernikahan muncul akibat ketidakmampuan pasangan dalam mengatur waktu sehingga kesibukan mengambil alih segalanya. Pertama, pasangan yang sangat sibuk kemungkinan besar mendapati diri mereka merasa tertekan, terutama jika dalam beraktivitas sehari-hari tidak didukung oleh konsumsi vitamin dan asupan gizi yang baik, serta tidur yang berkualitas.

    Ditambah lagi, kesibukan membuat kedekatan emosional antara suami dan istri kian berkurang karena minimnya waktu untuk dihabiskan bersama. Lambat laun, hati Anda dan si dia akan mulai terpisah meski fisik dekat secara jarak. Jika Anda berdua tak berusaha memperbaiki keadaan dan mengerahkan kekuatan sebagai satu tim yang kompak, Anda dan si dia hanya akan menghabiskan waktu dengan saling tuding dan menyalahkan. Kesibukan memang bisa menjadi sumber masalah, namun itu hanya terjadi jika Anda atau pasangan Anda tak mampu mengatur jadwal dengan baik. Ini sebuah tantangan yang menanti untuk Anda berdua selesaikan dengan bijaksana.

    5. Kurang Komunikasi

    Penyebab terbesar problem dalam rumah tangga adalah kurangnya komunikasi atau cara berkomunikasi yang buruk. Komunikasi yang buruk akan merusak semua yang telah dengan susah payah Anda bangun berdua di awal pernikahan. Komunikasi yang sehat adalah kunci utama.

    6. Kebiasaan Buruk

    Kadangkala pasangan bisa menyadari problem-problem dalam perkawinan lebih mudah diatasi jika keduanya mampu mengenali kebiasaan buruk masing-masing dan berusaha keras menghilangkannya. Misalnya, Anda lebih memilih diam ketika pasangan dengan malasnya membiarkan sepatu, baju, koran, atau buku-bukunye berserakan di mana-mana. Atau, Anda punya kebiasaan buruk selalu mengkritik dengan keras tindakan, pemikiran, ucapan, atau bahkan ide pasangan tanpa mempertimbangkan perasaannya. Pada dasarnya tipe masalah yang berasal dari kebiasaan buruk ini sangat bisa diatasi. Bahkan jika hanya salah satu pihak yang punya kesadaran untuk melakukan perubahan karena perubahan sesedikit apa pun akan menciptakan kondisi yang lebih baik dari sebelumnya. Jadi, jangan ragu berubah menjadi seseorang yang lebih baik demi si dia yang Anda cintai.


      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 11:34 am