Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Yesterday at 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA

Paid2YouTube.com

    Cara Mencegah Agar Hati Tidak Rusak

    Share

    via

    848
    04.03.09

    Cara Mencegah Agar Hati Tidak Rusak

    Post  via on Thu Jan 20, 2011 7:08 am

    Cara Mencegah Agar Hati Tidak Rusak


    Banyak orang yang mengalami sakit parah karena hatinya rusak. Mulai dari perlemakan hati (fatty liver), hepatitis, tumor, sirosis hingga kanker hati. Ketahui cara merawat organ penting ini agar tetap sehat.

    Hati manusia memiliki banyak pekerjaan seperti, mengeluarkan racun dari tubuh dalam bentuk empedu, menyimpan energi, mengatur kadar gula darah dan juga sebagai salah satu faktor dalam proes pembekuan.

    Namun ada banyak hal yang bisa menyebabkan kerusakan pada hati, mulai dari racun di lingkungan hingga konsumsi obat sembarangan. Pada kondisi tertentu kerusakan yang terjadi mengharuskan seseorang melakukan transplantasi hati dengan biaya yang tinggi.

    Seperti dikutip dari Livestrong, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kerusakan hati dan menjaganya tetap sehat, yaitu:

    1. Menghindari konsumsi obat-obatan terlarang
    Obat-obatan terlarang yang dikonsumsi bisa menyerang hati dan membahayakan kesehatan. Selain itu obat yang disuntikan melalui intravena juga berisiko menularkan hepatitis C yang menyebabkan sirosis hati.

    2. Menggunakan obat dengan takaran yang pas
    Berdasarkan Brigham and Women's Hospital, beberapa obat kolesterol dan obat dengan kandungan Tylenol bisa menyebabkan kerusakan hati jika dikonsumsi terlalu sering atau dosis yang lebih tinggi dari yang direkomendasikan. Untuk itu konsumsi obat secara bijak sesuai dengan resep dan petunjuk pemakaian yang tertera di label.

    3. Membatasi minum alkohol
    Alkohol adalah racun yang dapat menyebabkan kerusakan hati menjadi berat yang berujung pada kegagalan hati. Jika kerusakan hati sudah terdeteksi oleh dokter, sebaiknya seger aberhenti minum alkohol, sehingga memungkinkan sel-sel hati memperbaiki dirinya sendiri.

    4. Menghindari paparan polusi
    Berdasarkan Hepatitis Foundation International, bahan kimia dalam polusi seperti dari pengencer cat, semprotan serangga dan bahan kimia lainnya bisa masuk ke hati. Pada jumlah tertentu zat ini bisa didetoksifikasi, tapi jika jumlahnya terlalu banyak justru akan menyebabkan kerusakan hati. Untuk itu gunakan selalu masker dan sarung tangan sebagai pelindung ketika berhadapan dengan bahan kimia dan selalu mencuci tangan.

    5. Mengonsumsi makanan rendah lemak
    Makanan berlemak tinggi bisa memicu penyakit hati non-alkohol yang dapat menyebabkan sirosis hati. Untuk itu batasi konsumsi daging dan produk susu tinggi lemak, serta tetap mengonsumsi makanan nabati, biji-bijian, buah, sayuran dan kacang-kacangan.

    6. Berhenti merokok
    Merokok menyebabkan seseorang harus menghirup banyak racun beragam yang harus didetoksifikasi di hati. Tapi jumlah racun yang terlalu tinggi dari asap rokok bisa justru bisa menimbulkan kerusakan hati.

    7. Olahraga secara teratur
    Melakukan rutinitas olahraga secara teratur bisa membantu mempertahankan berat badan yang sehat dan menurunkan risiko mengembangkan simpanan lemak di hati.

    8. Melakukan vaksin hepatitis
    Saat ini vaksin yang tersedia untuk hepatitis A dan hepatitis B. Jika seseorang mendapatkan vaksin hepatitis secara signifikan membantu mengurangi risiko terkena hepatitis yang bisa mengakibatkan kerusakan hati seperti sirosis.


      Waktu sekarang Sun Sep 25, 2016 5:35 pm