Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Menghilangkan Bau Mulut

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Menghilangkan Bau Mulut

    Post  flade on Fri Jan 21, 2011 12:28 am

    Hilangkan Bau Mulut Dengan Cengkih Dan Sirih


    Mengapa bau mulut bisa terjadi? Ini dikarenakan setelah 30 menit tidak makan, keasaman mulut akan meningkat karena sisa asam tidak diangkat, hal inilah yang menyebabkan mulut menjadi tidak segar. Berikut dua buah tanaman herbal
    untuk mengurangi keasaman dan bau mulut.

    Cengkih
    Cengkih dan minyaknya dipercaya mampu memperbaiki fungsi lambung sehingga pencernaan menjadi lebih baik. Selain itu, cengkih juga bisa mengurangi peradangan, khususnya yang terjadi pada selaput lendir mulut dan tenggorokan sebagai salah satu pemicu timbulnya bau mulut.

    Cara membuatnya pun sangat mudah. Anda hanya memerlukan sekitar tiga hingga lima buah bunga cengkih. Seduh dengan air secukupnya lebih kurang 5 menit, lalu dinginkan. Gunakan air ini untuk berkumur. Cara lain, ambil beberapa butir cengkih kering. Tumbuk sampai hancur, rendam dalam segelas air hangat. Setelah 30 menit, airnya dapat digunakan untuk berkumur.

    Sirih
    Daun sirih sudah dipercaya sedari dulu sebagai bahan utama untuk menginang (kebiasaan mengunyah sirih) karena dianggap dapat menguatkan gigi, menyembuhkan luka kecil di mulut, menghilangkan bau mulut, dan menghentikan perdarahan gusi. Hal tersebut diperkuat oleh penelitian yang dilakukan di Laboratorium Biokimia Institut Pertanian Bogor (IPB) bahwa minyak asiri dalam daun sirih memiliki aktivitas antibakteri yang cukup besar.

    Cara membuatnya yaitu dengan mencuci bersih beberapa lembar daun sirih lalu direbus dengan 1,5 gelas air. Setelah dingin, air rebusan ini digunakan untuk berkumur setelah gosok gigi. Agar lebih maksimal, ambil 10 -15 lembar daun sirih merah yang telah dicuci bersih, rebus dengan suhu 400 cc (dua gelas air) hingga tersisa 200 cc, lalu saring. Selagi hangat, gunakan air untuk berkumur-kumur setelah sahur.




      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 5:28 pm