Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Hati2 Cupang Leher

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Hati2 Cupang Leher

    Post  flade on Sun Jan 23, 2011 8:53 am

    Cupang di Leher yang Bikin Stroke


    Cupang atau gigitan di leher sering dilakukan pasangan untuk menunjukkan kemesraan. Tapi nasib malang menimpa wanita asal Selandia Baru yang menderita stroke akibat 'gigitan cinta' di leher yang dilakukan pasangannya.

    Wanita berusia 44 tahun yang tak disebutkan identitasnya tersebut harus dilarikan di unit gawat darurat di Middlemore Hospital di Auckland tahun lalu, setelah mengalami lumpuh sebelah di bagian lengan kirinya saat ia menonton televisi.

    Dokter yang menanganinya menyimpulkan bahwa wanita tersebut mengalami stroke ringan. Dokter sempat bingung mencari penyebab stroke tersebut hingga akhirnya menemukan memar vertikal kecil di lehernya dekat arteri utama, bekas cupang yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

    "Karena ini bekas cupang, pasti banyak terjadi hisapan," jelas Teddy Wu, salah satu dokter yang merawatnya kepada Press Christchurch, seperti dilansir Sundayindependent.

    Menurut Wu, trauma fisik mengakibatkan adanya sedikit memar di dalam pembuluh darah. "Ada gumpalan di arteri pada bagian bawah cupang itu terjadi," lanjut Wu.

    Wu juga mengatakan gumpalan di arteri tersebut copot dan bergerak menuju jantung, sehingga menyebabkan stroke ringan yang mengakibatkan hilangnga kemampuan gerak bagian tubuh sebelah kiri.

    "Kami mencari literatur medis dan contoh cupang yang menyebabkan kasus seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya," papar Wu.

    Paramedis memberikan keterangan bahwa wanita itu telah sembuh setelah diobati dengan obat anti-koagulasi (anti penggumpalan).



      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 1:03 pm