Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Pekerja Otomotif Rentan Kanker Paru

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Pekerja Otomotif Rentan Kanker Paru

    Post  via on Mon Jan 24, 2011 6:00 am

    Pekerja Otomotif Rentan Kanker Paru


    Para perokok, baik aktif maupun pasif termasuk kelompok yang paling berisiko terjangkit kanker paru. Kelompok lain yang juga rentan mengalaminya adalah para pekerja otomotif yang sering berada di bengkel. Mengapa demikian?

    Selain sering menghirup emisi gas buang kendaraan bermotor, pekerja otomotif juga berhadapan dengan bahan lain yang tak kalah berbahaya dalam kaitannya dengan kanker. Bahan yang dimaksud adalah asbes yang digunakan sebagai lapisan kampas rem dan kopling.

    Saat para mekanik membersihkan tromol dan rumah kopling kendaraan bermotor, debu dan serpihan serat asbes itu akan beterbangan kemudian terhirup. Debu asbes bisa terakumulasi sehingga dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker di saluran napas.

    Risikonya bisa lebih besar lagi mengingat sebagian bengkel tidak memiliki sirkulasi udara yang baik. Data terbaru dari Environmental Protection Agency (EPA) menunjukkan, 66 persen bengkel di Amerika Serikat memiliki udara yang tercemar asbes di atas batas aman karena tidak punya ventilasi.

    Penggunaan asbes oleh industri otomotif sebenarnya sudah diingatkan oleh EPA sejak tahun 1970-an, namun bahan itu tetap digunakan hingga saat ini karena dinilai punya kelebihan. Di antaranya lebih tahan panas dan lebih stabil dibandingkan bahan lain seperti karet dan plastik.

    Dikutip dari Seedol,jenis kanker paru yang sering menjangkiti pekerja otomotif adalah Malignant mesothelioma. Jenis kanker ini menyerang lapisan tipis yang menyelubungi organ-organ penting termasuk paru-paru dan kebanyakan memang dipicu oleh asbes.

    Seperti halnya pada jenis kanker paru yang lain, gejala awal Malignant mesothelioma seringkali tidak terdeteksi. Sebelum terlanjur parah, para pekerja otomotif atau siapapun yang bersinggungan dengan debu asbes sebaiknya memeriksakan diri jika mulai batuk-batuk atau mengalami keluhan lain pada pernapasan.


      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 10:49 am