Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Ingin Diet Dengan Sukses?

    Share

    mayang.ungu

    301
    14.06.09

    Ingin Diet Dengan Sukses?

    Post  mayang.ungu on Tue Jan 25, 2011 3:27 am

    Mau Diet Berhasil? Konsumsilah Lemak


    Selama puluhan tahun, lemak sering dituduh sebagai penyebab kegemukan dan 'musuh besar' bagi orang yang berdiet. Nyatanya, lemak tetap diperlukan tubuh dan penting untuk kesehatan. Dilansir dari Live Strong, selama Anda memilih dan mengonsumsinya dengan benar, lemak jadi salah satu unsur esensial dalam mengontrol berat badan dan mencegah penyakit kronis.

    Kenapa Lemak Itu Penting?
    Lemak adalah gizi penting untuk menjalankan beberapa fungsi organ tubuh. Otak kita mengandung 60 persen lemak yang digunakan untuk mengingat, belajar dan mengontrol mood. Lemak juga dibutuhkan untuk perkembangan otak janin selama kehamilan.

    Lemak melindungi dan memberi sekat pada urat saraf, membantu menjaga ritme denyut jantung, menjaga sistem kerja paru-paru dan melindungi organ dalam. Selain itu, lemak juga menjadi tempat penyimpanan sumber energi dan membantu penyerapan vitamin A, D, E dan K.

    Meski punya banyak kegunaan, penting untuk tetap menjaga lemak di tubuh dalam kadar normal. Seperti kita tahu, ada jenis lemak tidak sehat dan jika kadarnya berlebihan justru akan membahayakan tubuh.

    Lemak Tidak Sehat
    Anda harus cermat memilih jenis lemak untuk diet. Hindari lemak jenuh yang bisa menyumbat pembuluh arteri yang biasanya terdapat dalam butter, daging merah. Hindari juga produk susu penuh lemak serta minyak palem dan kelapa yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Selain lemak jenuh, lemak trans juga perlu dihindari karena bisa merusak fungsi jantung. Lemak ini terdapat di makanan seperti keripik, kraker, margarin, donat, ayamg goreng, kentang goreng, cake dan cookies.

    Lemak Sehat
    Asam lemak tak jenuh tunggal dan asam lemak tak jenuh ganda merupakan jenis lemak sehat yang perlu dimasukkan dalam menu diet Anda. Jenis lemak ini mengurangi peradangan dan pembekuan darah, menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah dan mengurangi tingkat penumpukan lemak pada arteri. Selain itu juga menurunkan bahaya risiko irama detak jantung yang tak normal.

    Lemak sehat bisa didapat dari minyak zaitun dan canola, kacang, selai kacang, biji-bijian, buah zaitun dan alpukat. Konsumsi juga beberapa jenis ikan seperti herring, mackerel, tuna, salmon dan sarden.

    Berapa Jumlah Lemak yang Harus Dikonsumsi?
    Sekitar 25 sampai 40 persen kalori dalam diet harus berasal dari lemak, yang sebagian besar merupakan lemak sehat. Boleh saja mengonsumsi lemak jenuh dan lemak trans, tapi batasi jumlahnya. Anda bisa mengonsumsi lemak jenuh kurang dari tujuh persen dari kebutuhan kalori harian Anda. Sementara untuk lemak trans harus kurang dari satu persen. Artinya, jika kebutuhan kalori Anda berjumlah 2000 per hari, konsumsi tak lebih dari 16 gram lemak jenuh dan 2 gram lemak trans.




      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 1:02 am