Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kenapa Gairah Kerja merosot?

    Share

    mayang.ungu

    301
    14.06.09

    Kenapa Gairah Kerja merosot?

    Post  mayang.ungu on Tue Jan 25, 2011 3:41 am

    Penyebab Terbesar Gairah Kerja Merosot


    Suasana kerja menyenangkan dan nyaman, tentunya bisa meningkatkan produktivitas karyawan. Tetapi, jika ada satu hal yang mengganggu, otomatis bisa menurunkan gairah kerja. Lantas, hal-hal apa saja yang bisa membuat gairah bekerja merosot?

    Sikap buruk rekan kerja bisa jadi salah satu pemicu turunkan produktivitas kerja. Misalnya, jika rekan kerja tergolong pemarah tentu bisa memengaruhi suasana lingkungan kerja di sekitar Anda.

    Hal ini terbukti lewat sebuah studi yang dilakukan perusahaan riset 'Opinium'. Hasil studi menunjukkan, hampir dua pertiga pekerja kantoran menyimpan kekesalan terhadap sesuatu di sekitar mereka. Kesal terhadap salah seorang rekan kerja yang memiliki sifat pemarah adalah hal paling mengganggu kinerja dan paling dibenci karyawan.

    Seperti dikutip dari laman Daily Express, hasil studi juga menyimpulkan, 37 persen karyawan mengaku merasa sulit berkonsentrasi ketika ada rekan kerja yang sering ngambek, mengeluh atau marah.

    Sementara 36 persen dari responden mengatakan, mereka sering merasa jengkel ketika komputer rusak. Selain itu, 19 persen karyawan mengaku gairah kerja merosot ketika terlibat konfilk atau gosip tak sedap di kantor.

    Selebihnya, pemicu turunnya produktivitas kerja yang lain, seperti rekan kerja berbicara terlalu keras di telepon, jaminan kesehatan dan keselamatan kerja yang minim, toilet kotor, dan buruknya sirkulasi udara di ruangan kerja.



      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 10:40 pm