Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Migrain Tidak Bikin Otak Rusak

    Share
    avatar
    clara

    945
    23.01.09

    Migrain Tidak Bikin Otak Rusak

    Post  clara on Fri Jan 28, 2011 6:02 am

    Jangan Panik! Separah Apapun Migrain Tidak Bikin Otak Rusak


    Pada tingkat keparahan tertentu, migrain bisa menyebabkan mata berkunang-kunang akibat terganggunya aliran darah di otak. Meski demikian, penelitian terbaru memastikan migrain kronis sekalipun tidak akan menyebabkan otak mengalami kerusakan.

    Jenis migrain yang menyebabkan kepala pening hingga mata berkunang-kuanng atau kabur di titik pusat penglihatan adalah migrain aura. Jenis migrain ini biasanya menahun dan sifatnya kambuh-kambuhan sehingga sangat mengganggu aktivitas.

    Penelitian sebelumnya telah mengungkap, penderita migrain aura cenderung memiliki luka kecil pada pembuluh mikro di otak (microvessel). Keberadaan luka itu terdeteksi dengan salah satu alat pemindai paling mutakhir yakni magnetic resonance imaging (MRI).

    Luka serupa juga ditemukan pada penyakit-penyakit degeneratif yang disebabkan oleh proses penuaan, misalnya diabetes dan tekanan darah tinggi. Biasanya, keberadaan luka itu berhubungan dengan kemunduran fungsi kognitif otak, yang berisiko tinggi menyebabkan kepikunan.

    Namun penelitian terbaru yang dilakukan Dr Christophe Tzourio dari Universite Pierre et Marie Curie membuat para penderita migrain aura tak perlu cemas lagi. Dr Tzourio memastikan, luka pada pembuluh otak yang dipicu oleh migrain tidak merusak fungsi kognitif.

    Kesimpulan ini ditarik setelah Dr Tzourio memeriksa 800 lansia berusia 65 tahun ke atas. Seluruhnya merupakan penderita migrain, sementara 15 persen di antaranya mengalami migrain kronis atau migrain aura.

    Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa luka kecil pada pembuluh otak tidak berhubungan dengan kerusakan fungsi kognitif pada lansia. Bahkan pada jenis migrain paling parah, Dr Tzourio tidak mendapati ada partisipan yang menjadi semakin pikun.

    "Luka pada microvessel di otak memang ada pada penderita migrain. Namun kondisi ini tidak meningkatkan risiko penurunan fungsi kognitif," tulis Dr Tzourio dalam rilisnya seperti dikutip dari AFP.

      Waktu sekarang Thu Aug 17, 2017 4:54 pm