Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Penyakit Kulit Patekan

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Penyakit Kulit Patekan

    Post  clara on Sat Jan 29, 2011 7:52 am

    Patekan Jadi Penyakit Kulit Kebanyakan Orang Indonesia


    Penyakit kulit masih merupakan penyakit dengan jumlah penderita terbanyak ke-3 di Indonesia. Selain dermatitis, jenis penyakit kulit yang masih banyak dialami orang Indonesia adalah Patek (Patekan) atau Frambusia.

    Hal ini diungkap oleh Ketua Perhimpunan Doktyer Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI), Dr Titi Lestari Sugito, Sp.KK(K), saat ditemui dalam peluncuran Program Pelatihan Penyuluhan Kesehatan Kulit Bagi Kader Posyandu di Posyandu Bungur III, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

    "Dalam survei yang kami lakukan bersama Kementerian Kesehatan, frambosia masih banyak ditemukan di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Di wilayah lain juga masih ada, tapi memang yang paling banyak di wilayah Indonesia timur," kata Dr Titi.

    Penyakit Patek adalah penyakit kulit yg disebabkan oleh bakteri yang penularannya melalui kontak langsung. Penyakit ini banyak ditemui terutama di wilayah timur Indonesia.

    Penyakit ini adalah infeksi kronis yang menyerang kulit, tulang, dan tulang rawan. Penyebabnya adalah bakteri Treponema pallidum, yang juga menyebabkan sifilis. Namun frambusia tidak menyerang kelamin sebagaimana sifilis.

    Penyakit ini ditemukan di negara tropis yang menyebabkan bentol-bentol dan luka di kulit ini. Sejak tahun 1990-an sampai sekarang, penyakit ini hanya ditemukan di beberapa negara tropis termasuk Indonesia.

    Menurut Dr Siti, penyebab patekan sebenarnya tidak jauh-jauh dari masalah kebersihan. Dalam survei yang dilakukan PERDOSKI, terungkap sebagian masyarakat Sumba Barat terpaksa jarang mandi karena sulit mendapatkan air bersih. Kalaupun mandi, kadang-kadang tidak pakai sabun.

    Jika belum terlalu parah, patekan bisa disembuhkan hingga tuntas dengan menggunakan antibiotika tertentu. Namun jika sudah terlalu parah, kerusakan kulit akibat koreng dan luka akan bersifat permanen sehingga sulit disembuhkan seperti sedia kala.



      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 12:58 am