Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Kiat Sukses Kencani Pria Pemalu

    Share
    avatar
    via

    863
    04.03.09

    Kiat Sukses Kencani Pria Pemalu

    Post  via on Sun Jan 30, 2011 1:20 am

    5 Kiat Sukses Kencani Pria Pemalu


    Memiliki kekasih yang punya sifat pemalu perlu ekstra kesabaran dan pengertian. Karena sifat dasar pria pemalu adalah sulit mengungkapkan isi hatinya, termasuk mengekspresikan rasa sayang kepada pasangannya.

    Jika pasangan Anda termasuk orang yang pemalu, atau sedang dalam tahap perkenalan dengan pria pemalu, ada lima tips yang bisa membuat si dia 'keluar dari cangkangnya' dan menjadi lebih terbuka kepada Anda maupun orang lain.

    Simak tipsnya, seperti dilansir Times of India:

    1. Jadi Inisiator
    Pria pemalu mungkin tidak berani memulai pembicaraan atau mencium pasangannya lebih dulu. Tugas Andalah untuk berinisiatif terlebih dahulu. Mulailah membuka obrolan atau bertindak dengan percaya diri. Bicarakan hal-hal yang ringan atau beranikan diri untuk menggandeng dan merangkul bahunya. Jika Anda terus melakukannya, si dia pun perlahan-lahan akan terbiasa dan akan mencoba berinisiatif sendiri.

    2. Ceritakan Sesuatu Meskipun Si Dia Tidak Bertanya
    Cara ini bisa digunakan jika Anda memulai kencan pertama dengan pria pemalu. Di kencan pertamanya, dia mungkin bukan tipe orang yang akan menanyakan sesuatu tentang diri Anda. Karena itu, langsung saja bercerita tentang diri Anda sendiri. Tapi jangan bicarakan diri Anda terlalu banyak. Anda bisa menceritakan tentang pekerjaan di kencan pertama, keluarga di kencan ketiga, hobi di kencan ketiga, dan seterusnya. Beri juga kesempatan si dia untuk bercerita tentang dirinya juga dengan topik yang sama. Lama kelamaan, dia akan merasa nyaman dan mulai bercerita sendiri tanpa harus Anda 'pancing'.

    3. Penuh Perhatian
    Jika sifat pemalunya membuat dia tak nyaman berada di kerumunan banyak orang, ajak dia ke tempat yang lebih tenang untuk berkencan. Anda bisa pergi ke kafe atau restoran yang kecil kemungkinannya didatangi banyak orang. Hindari tempat seperti mall, pub atau area belanja. Setelah beberapa kali kencan, Anda bisa coba mengajak beberapa teman di kencan berikutnya. Tapi sebaiknya tanyakan dulu apakah dia bersedia atau tidak. Jika Anda pergi bersama teman, pastikan ada satu atau dua orang yang dia kenal. Itu bisa memudahkannya berkomunikasi dan lebih terbuka.

    4. Bersikap Tenang
    Jangan biarkan sifat pemalunya merisaukan Anda dan menghancurkan kencan Anda berdua. Jika Anda benar menyukainya, tentunya Anda akan bisa menerima si dia apa adanya. Saat berkencan dengan pria pemalu, sebaiknya jangan berekspektasi terlalu besar pada apa yang akan dilakukannya. Juga jangan menjadi kesal berlebihan jika dia tidak menunjukkan antusiasme sesuai yang Anda harapkan. Pemalu adalah sifat bawaan dari lahir, jika terlalu dipaksakan akan membuatnya tak nyaman.

    5. Jangan Beri Pertanyaan 'Yes or No'
    Saat berbicara dengannya, sebaiknya jangan lontarkan pertanyaan yang hanya perlu dijawab dengan 'iya' atau 'tidak'. Percakapan Anda akan seperti sebuah tontonan film yang lambat dan membosankan. Tanyakan padangan hal-hal yang subjektif atau 'open-ended'. Misalnya 'apa hobi Anda?', 'apa yang Anda lakukan saat akhir pekan?'. Model pertanyaan seperti itu akan membuatnya mulai berbicara.



      Waktu sekarang Thu Aug 17, 2017 1:08 pm