Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Berapa Lama yang dibutuhkan Untuk Jatuh Cinta?

    Share

    via

    848
    04.03.09

    Berapa Lama yang dibutuhkan Untuk Jatuh Cinta?

    Post  via on Sun Jan 30, 2011 1:29 am

    Hanya Perlu 0,2 Detik Untuk Jatuh Cinta


    Meskipun banyak yang mengatakan cinta tumbuh di hati, proses yang sebenarnya terjadi lebih sering pada otak. Dan cinta pada pandangan pertama benar-benar terjadi, karena otak merespon dengan sangat cepat.

    Jatuh cinta hanya membutuhkan 0,2 atau 1/5 detik saja. Kehadiran perasaan cinta juga melibatkan proses yang sangat kompleks. Setidaknya ada 12 wilayah otak yang terlibat dalam pelepasan berbagai emosi hormon cinta seperti dopamin, adrenalin oksitosin, vasopresi.

    Peran masing-masing bagian otak berbeda, tergantung pada bentuk cinta. Beberapa bagian otak cenderung lebih aktif di dalamnya yang menimbulkan perasaan menyenangkan dan juga sebagai pusat kognitif untuk image tubuh.

    Perasaan cinta juga ditandai oleh meningkatknya level Nerve Growth Factor (NGF) dalam darah. NGF merupakan senyawa kimia yang mencatat peningkatan tajam bila orang terpesona oleh pasangan, ini membuktikan bahwa fenomena cinta pada pandangan pertama benar-benar bisa terjadi.

    Penelitian tersebut dilakukan di Universitas Syracause, New York dan dipimpin oleh Stephani Ortigue. Profesor Ortigue memaparkan, otak memiliki peranan yang penting pada perasaan.

    "Setiap reaksi yang terjadi dalam hati, sebenarnya berasal dari otak. Oleh karena itu, cinta terbentuk di dalam otak, bukan di hati," ujar Ortgue, seperti dikutip ScienceDaily.

    Profesor Ortigue meneliti reaksi otak ketika orang jatuh cinta dan mempublikasikan hasilnya dalam Journal of Sexual Medicine. Ia berharap temuannya dapat bermanfaat untuk orang dengan gangguan emosi dan depresi yang jarang tahu bagaimana rasanya jatuh cinta.



      Waktu sekarang Mon Sep 26, 2016 2:09 am