Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Hamil Bikin IQ Perempuan Turun 15 Poin?

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Hamil Bikin IQ Perempuan Turun 15 Poin?

    Post  clara on Mon Feb 07, 2011 6:45 am

    Benarkah Hamil Bikin IQ Perempuan Turun 15 Poin?



    Beberapa perempuan percaya bahwa kehamilan dapat membuatnya semakin bodoh karena menurunnya IQ (Intelligence Quotient) atau tingkat kecerdasan. Benarkah demikian?

    Sebagian perempuan yang sedang hamil pernah mendengar kabar bahwa kehamilan dapat membuat penurunan IQ sebesar 15 poin. Namun jangan khawatir, hal tersebut hanyalah mitos dan belum ada bukti ilmiah maupun penelitian yang dapat menjelaskannya.

    Kehamilan memang membuat perubahan besar pada tubuh dan emosi perempuan, seperti meningkatkan stres, cepat lelah, sering mual muntah (morning sickness), perubahan suasana hati dan kenaikan berat badan. Tapi belum ada data ilmiah yang menghubungan antara level IQ dan kehamilan.

    Studi yang dilakukan peneliti dari University of Bradford dan the University of Leeds tahun 2010 juga tidak menemukan penurunan IQ pada ibu hamil.

    Tapi penelitian itu menemukan perempuan hamil jadi gampang lupa. Sifat pelupa ini terjadi karena ada perubahan hormon selama hamil yang berkaitan dengan wilayah tertentu di otak yang disebut dengan hippocampus.

    Selain karena hormon yang mempengaruhi otak, sifat pelupa ibu hamil juga dipengaruhi suasana hati dan meningkatnya kadar kegelisahan atau kekhawatiran yang mempengaruhi fungsi memori dari ibu hamil tersebut.

    Jadi peneliti menegaskan tidak benar, ibu hamil akan mengalami penurunan IQ. Justru dalam sebuah penelitian yang telah dipublikasikan dalam Journal of Pediatrics tahun 2009, seperti dilansir Reuters, menunjukkan morning sickness pada ibu hamil dapat meningkatkan IQ janin yang dikandungnya.

    Penelitian tersebut menyebutkan bahwa perempuan yang mengalami morning sickness cenderung memiliki anak yang lebih pintar ketimbang perempuan yang tidak mengalaminya di awal-awal kehamilan.

    Hal ini terbukti dari penelitian yang menguji 121 anak-anak Kanada berusia antara 3 dan 7 tahun. Dari hasil tes IQ tertentu, memori dan kemampuan bahasa, anak-anak yang lahir dari ibu yang mengalami morning sickness saat hamil ternyata memiliki skor paling tinggi.

    "Hasil temuan menunjukkan bahwa mual dan muntah selama kehamilan tidak berbahaya dan bahkan dapat meningkatkan efek baik jangka panjang pada anak-anak," jelas pemimpin peneliti, Dr Irena Nulman dari Hospital for Sick Children di Toronto.

    Dr Nulman mengatakan, mengurangi gejala klinis morning sickness dapat meningkatkan kualitas hidup perempuan selama kehamilan, tetapi hal tersebut sama sekali tidak menyebabkan efek samping, baik pada ibu maupun bayi yang dikandungnya.

    Mual dan muntah selama kehamilan sangat umum, terutama pada trimester pertama. Hal ini berhubungan dengan perubahan hormon tertentu yang diperlukan untuk pengembangan plasenta, salah satu teori menyebutkan bahwa morning sickness adalah tanda kehamilan yang sehat.


      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 9:18 pm