Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Tinggal di dekat SPBU beresiko kena Kanker

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Tinggal di dekat SPBU beresiko kena Kanker

    Post  flade on Fri Feb 11, 2011 12:39 am

    Tinggal Dekat dengan SPBU Bisa Kena Kanker


    Jika berencana membeli rumah di tepi jalan raya, pertimbangkan jaraknya dengan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terdekat. Menurut penelitian, risiko kanker bisa meningkat pada penghuni rumah dalam jarak kurang dari 91 meter dari SPBU.

    Penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari University of Murcia di Spanyol tersebut mengungkap jarak minimal antara rumah tinggal dengan SPBU adalah 50 yard atau sekitar 45,72 meter. Kurang dari jarak tersebut, tingkat pencemaran udaranya bisa membahayakan kesehatan.

    Bahkan untuk beberapa jenis fasilitas publik yang mensyaratkan lingkungan bebas polusi, jarak ideal yang dianjurkan adalah 2 kali lipatnya yakni 100 yard atau sekitar 91,44 meter. Fasilitas yang dimaksud meliputi rumah sakit, sekolah dan rumah tinggal bagi lanjut usia (lansia).

    Pada jarak tersebut, tingkat pencemaran udara oleh uap benzen yang berasal dari bahan bakar dianggap sudah aman bagi manusia. Uap benzen merupakan komponen bahan bakar minyak yang mudah menguap, yang merupakan salah satu karsinogen atau pemicu kanker ketika terhirup oleh pernapasan.

    "Di lingkungan urban di mana tingat polusi udara paling banyak disebabkan oleh lalu lintas, kontaminasi polutan di area sekitar SPBU teramati paling tinggi dibandingkan rata-rata," ungkap salah satu peneliti, Marta Doval seperti dikutip dari Telegraph.

    Menurut para peneliti, kontaminasi uap benzen terjadi akibat menguapnya abhan bakar selama proses bongkar muat tangki bahan bakar. Selain itu, aktivitas pengisian bahan bakar kendaraan bermotor dan kebocoran tangki juga menyebabkan uap benzen menyebar.

    Selain dipengaruhi oleh jarak, tingkat polusi di sekitar SPBU juga dipengaruhi oleh faktor lain. Di antaranya banyaknya kendaraan yang melakukan aktivitas pengisian bahan bakar di SPBU tersebut, struktur bangunan SPBU dan juga cuaca.

    Penelitian tersebut dipublikasikan baru-baru ini dalam Journal of Environmental Management.



      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 11:37 am