Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Bengkak Karena Minum tidak Berbahaya

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Bengkak Karena Minum tidak Berbahaya

    Post  flade on Fri Feb 11, 2011 12:51 am

    Bengkak Karena Banyak Minum Tidak Berbahaya


    Minum air sangat disarankan karena bagus untuk metabolisme tubuh. Tapi ada lho yang saking cintanya dengan air putih, beberapa orang badannya bengkak karena kebanyakan minum. Tapi menurut dokter bengkak karena banyak minum air tidak berbahaya.

    Yang lebih berbahaya justru kekurangan cairan di tubuh alias dehidrasi. Sementara bengkak karena banyak minum hanya berimbas pada pembesaran jaringan tubuh. Pembesaran jaringan tubuh ini tergantung dimana kelebihan air terjadi.

    "Tapi umumnya kelebihan cairan tidak lebih berbahaya dibanding kekurangan cairan. Bahayanya paling-paling kalau yang membengkak adalah jantung, itupun hanya terjadi jika memang sel-sel jantungnya sudah bermasalah," ungkap Dr dr Luciana B Sutanto, MS, SpGK, dokter gizi dari RS Cipto Mangunkusumo dalam jumpa pers bertema "Waspada Dampak Dehidrasi Ringan Terhadap Kinerja, Kognitif dan Mood" di Hotel Le Meredien Jakarta.

    Menurut Dr Luciana, pada dasarnya tubuh mampu beradaptasi dengan kondisi kelebihan maupun kekurangan cairan. Kekurangan cairan akan dikompensasi dengan membatasi pengeluaran air, sehingga air kencing berwarna lebih pekat.

    Demikian juga saat mengonsumsi lebih banyak cairan, penyerapan air oleh ginjal untuk dikeluarkan lewat kencing juga akan meningkat. Sebelum diserap oleh ginjal, penumpukan cairan paling banyak terjadi di plasma darah.

    Pada kadar tertentu, ginjal tidak sanggup mengimbangi kelebihan cairan di plasma darah sehingga penumpukan akan terus terjadi. Lama-lama cairan tidak tertampung lagi dalam pembuluh darah, lalu merembes ke jaringan.

    Jaringan juga punya keterbatasan, apabila sudah melebihi kapasitas maka cairan akan diserap oleh sel-sel di jaringan tersebut. Sel-sel yang terlalu banyak terisi air akan menyebabkan jaringan membengak sehingga tampak lebih gemuk.

    Bengkak akibat kelebihan cairan tubuh umumnya juga tidak dipicu oleh terlalu banyak minum karena dengan sendirinya tubuh akan merasa tidak nyaman dan berhenti minum jika sekiranya sudah terlalu banyak. Kelebihan cairan lebih banyak dipicu oleh gangguan fungsi ginjal dalam menyerap cairan serta pemberian infus terlalu banyak.

    Menurut Dr Luciana, kekurangan cairan atau dehidrasi lebih berbahaya karena berbagai fungsi organ sangat tergangung oleh keseimbangan cairan tubuh. Kehilangan 2 persen cairan tubuh saja, tubuh akan lebih mudah merasa letih, sementara emosi dan mood atau suasana hati juga terganggu.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 5:06 am