Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Orang yang Kesepian Lebih Mudah Mengalami Radang

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Orang yang Kesepian Lebih Mudah Mengalami Radang

    Post  clara on Sat Feb 12, 2011 12:37 pm

    Orang yang Kesepian Lebih Mudah Mengalami Radang


    Bila ingin sehat, jangan pernah tinggalkan pergaulan dengan teman dan kerabat. Penelitian membuktikan bahwa seseorang yang hidupnya selalu kesepian cenderung punya gangguan kekebalan tubuh yang membuatnya lebih mudah kena radang.

    Peradangan ini, dampak jangka pendeknya mungkin tak seberapa parah, paling-paling jadi lebih sering sakit tenggorokan atau mengalami gusi bengkak. Namun untuk jangka panjang, para peneliti khawatir akan berdampak pada risiko serangan jantung, kanker dan kemunduran fungsi saraf.

    Kesimpulan ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan para ahli dari University of California Los Angeles. Dalam penelitian tersebut, para ahli melibatkan 93 orang dewasa tanpa membedakan status sosial, ekonomi dan jenis kelaminnya.

    Penelitian yang dipimpin oleh Steven Cole ini mengamati fungsi sel-sel kekebalan tubuh para partisipan dan membandingkan dengan pola pergaulan sehari-harinya. Sebagian partisipan senang bergaul, tapi ada juga yang tidak punya teman alias selalu kesepian.

    Hubungan yang mengejutkan antara fungsi sel dengan pola pergaulan teramati pada partisipan yang mengalami kesepian kronis, atau tidak pernah punya teman bergaul. Pada kelompok partisipan tersebut, sel plasmasitoid dendritic dan monosit yang merupakan komponen kekebalan tubuh memiliki aktivitas jauh lebih tinggi.

    Tingginya aktivitas kedua jenis sel tersebut meneybabkan reaksi berlebihan ketika terjadi kerusakan pada jaringan. Akibatnya, para partisipan mudah sekali mengalami radang ketika ada jaringan tubuh mengalami gangguan atau kerusakan sekecil apapun.

    Hasil penelitian ini membuktikan bahwa gaya hidup dan interaksi sosial bisa memberikan pengaruh bagi kesehatan. Diduga, hubungan antara keduanya merupakan mekanisme alami tubuh manusia untuk menangkal penyakit yang ditularkan dari lingkungan.

    Temuan ini telah dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences edisi 7-11 Februari 2011.


      Waktu sekarang Thu Sep 29, 2016 8:36 pm