Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Hati-hati Beri Antibiotik pada Anak yang Belum Tumbuh Gigi

    Share
    avatar
    via

    863
    04.03.09

    Hati-hati Beri Antibiotik pada Anak yang Belum Tumbuh Gigi

    Post  via on Thu Feb 17, 2011 6:12 am

    Hati-hati Beri Antibiotik pada Anak yang Belum Tumbuh Gigi


    Sebaiknya hati-hati memberi antibiotik pada anak yang belum tumbuh gigi. Alih-alih membuat anak sehat, antibiotik justru bisa membuat gigi anak menjadi kuning secara permanen dan bahkan tak bisa diputihkan dengan bantuan bleaching (memutihkan gigi) sekalipun.

    "Gigi kuning itu bisa karena bermacam-macam, yaitu ada faktor ekstrinsik, intrinsik dan usia," jelas drg Prita Widianti, dokter gigi dari RS Metropolitan Medical Centre, dalam acara konferensi pers 'Make Up Bagi Gigi Anda' di Plaza Senayan, Jakarta.

    Kalau faktor ekstrinsik, lanjut drg Prita, biasanya dari makanan dan minuman, misalnya makanan yang mengandung kunyit, teh, kopi, soda yang dikonsumsi dalam jangka panjang dan terus menerus. Kondisi gigi kuning seperti ini bisa diputihkan dengan bleaching.

    "Sedangkan kalau faktor instrinsik itu dari dalam. Pernah lihat orang yang giginya coklat belang-belang atau abu-abu? Itu biasanya karena antibiotik," jelas drg Prita yang juga cosmetic dentofacial care.

    Menurut drg Prita, antibiotik tertentu yang diminum berlebihan oleh anak usia 1-2 tahun, saat gigi belum mulai tumbuh, dapat menyebabkan giginya tumbuh kuning atau coklat secara permanen yang tidak bisa diputihkan kembali dengan bleaching sistem apapun.

    "Jadi pada saat gigi belum tumbuh, antibiotik mempengaruhi sistem benihnya. Nah, waktu tumbuh itu jadi ada noda. Kalau kondisinya seperti ini nggak bisa di whitening, sistem apapun nggak bisa," lanjut drg Prita.

    Jalan satu-satunya untuk memutihkan gigi yang kuning permanen ini adalah dengan pelapisan vinir atau porselen pada gigi yang bersifat permanen.

    "Itu harus pakai pelapis satu-satu, karena pakai whitening dari dokter pun nggak bisa. Dengan pasta gigi apapun juga nggak bisa. Itu udah dari dalam," tegas drg Prita.

    drg Prita menjelaskan, perawatan gigi yang bisa membantu orang dengan kondisi kuning permanen hanyalah pemutihan gigi secara permanen, yaitu dengan melapisi gigi dengan lapisan tertentu atau ditambal dengan vinir atau porselen.

    Berbeda dengan proses bleaching yang tak bisa memilih tingkat kecerahan gigi, untuk pelapisan gigi dengan vinir atau porselen, pasien bisa memilih sendiri derajat keputihan gigi yang diinginkan. Putihnya pun bersifat permanen karena berasal dari lapisan tambahan.

    Dan untuk perawatan yang harus melapisi gigi satu persatu, drg Prita mengatakan biayanya mencapai 5-10 juta per gigi.

      Waktu sekarang Mon Jul 24, 2017 11:47 am