Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Bila Sepatu Tetap Dipakai di Dalam Rumah

    Share

    mayang.ungu

    301
    14.06.09

    Bila Sepatu Tetap Dipakai di Dalam Rumah

    Post  mayang.ungu on Sat Feb 19, 2011 10:32 am

    Bila Sepatu Tetap Dipakai di Dalam Rumah


    Kebiasaan tetap mengenakan sepatu saat masuk ke dalam rumah bahkan kamar banyak dilakukan orang. Sebaiknya tinggalkan kebiasaan tersebut bila Anda tak ingin penyakit berbahaya hinggap di dalam rumah.

    Dr Charles Gerba, seorang ahli mikrobiologi dan profesor di University of Arizona pada tahun 2008 bergabung dengan pembuat sepatu Rockport untuk mempelajari mikroorganisme jenis apa saja yang diangkut oleh alas kaki, terlebih bila tetap digunakan di dalam rumah.

    Hasilnya, penelitian tersebut menemukan beberapa jumlah besar kuman menempel di sepatu, seperti dilansir Ecochildsplay, yaitu:

    1. Escherichia coli (E. Coli)
    Escherichia coli dapat menyebabkan gejala mulai dari sakit perut yang parah disertai dengan diare hingga gagal ginjal dan kematian (berpotensi dalam 1 dari 50 korban).

    2. Klebsiella pneumonia
    Klebsiella pneumonia merupakan bakteri negatif yang dapat dengan cepat menghancurkan jaringan paru-paru. Klebsiella pneumonia juga dapat menyebabkan pneumonia dan luka dan infeksi aliran darah, 25 hingga 50 persen pasien akan mengalami kematian.

    3. Serratia ficaria
    Serratia ficaria dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, kandung empedu, sepsis (sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap infeksi yang dapat melukai jaringan tubuh melebihi infeksi umumnya), serta infeksi empedu.

    Dalam penelitian tersebut, Dr Gerba mempelajari 10 orang yang diminta menggunakan sepatu baru selama dua minggu, yang kemudian diuji bakteri dan kuman apa saja yang terkandung di dalamnya.

    Setelah dua minggu, lebih dari 420.000 unit bakteri ditemukan pada bagian luar sepatu. Dari semua bakteri dan kuman tersebut, 27 persennya adalah virus mematikan E. Coli. Juga terdeteksi Klebsiella pneumonia dan Serratia ficaria.

    "Penyebab paling mungkin (96 persen) dari banyaknya bakteri coliform dan E. coli pada bagian luar sepatu menunjukkan bahwa sepatu sering kontak dengan kotoran (tinja), yang kemungkinan besar berasal dari lantai di toilet umum atau kontak dengan hewan," jelas Dr Gerba.

    Menurut Dr Gerba, penelitiannya juga menunjukkan bahwa bakteri dapat dilacak di ruang pribadi atau rumah setelah sepatu yang terkontaminasi dengan bakteri tersebut tetap digunakan di dalam rumah.

    Bahkan yang lebih mengkhawatirkan adalah bagi ibu dan anak-anak, karena 90 hingga 99 persen bakteri dan kuman pada bagian luar sepatu ditransmisikan ke ubin dan karpet rumah.

    Setiap bakteri dan kuman yang ada di ubin dan karpet tersebut dapat berpindah ke kaki atau tangan anak, yang kemudian akan diangkut ke tempat tidur.

    Dr Gerba merekomendasikan, untuk membantu menjaga rumah bebas dari bakteri dan kuman, sebaiknya lepaskan sepatu dan biarkan tetap berada di depan pintu ketika Anda tiba di rumah. Sering menyedot debu dan mengepel juga akan membantu. Studi ini juga menemukan bahwa mencuci sepatu dapat mengeliminasi lebih dari 90 persen bakteri dan kuman.

      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 6:50 pm