Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Rasa Tidak Nyaman yang Dialami Saat Hamil

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Rasa Tidak Nyaman yang Dialami Saat Hamil

    Post  clara on Sat Feb 26, 2011 12:09 pm

    Rasa Tidak Nyaman yang Dialami Saat Hamil


    Kehamilan adalah salah satu keajaiban yang indah bagi perempuan. Tapi tak sedikit perempuan yang terkejut dengan perubahan pada tubuh yang membuatnya tidak nyaman.

    Berikut ini adalah beberapa kondisi dan perubahan tubuh yang terjadi selama kehamilan seperti dikutip dari Womenshealth.gov :

    1. Merasa nyeri di badan
    Seiring dengan semakin berkembangnya rahim, maka ibu hamil mungkin merasa sakit dan nyeri pada punggung, perut, daerah selangkangan dan paha. Sebagian besar ibu hamil merasa sakit punggung dan sakit di dekat tulang panggul akibat tekanan dari kepala bayi dan peningkatan berat badan. Tapi ada juga yang merasa sakit dari pinggang hingga ke lutut atau kaki.

    Untuk mengatasinya cobalah berbaring atau istirahat sejenak serta bisa juga mengompres tubuh dengan sesuatu yang hangat.

    2. Perubahan ukuran payudara
    Selama hamil payudara akan bertambah besar dan terasa penuh. Hal ini karena adanya perubahan hormon yang menyebabkan payudara bertambah besar, berat dan penuh serta cara tubuh mempersiapkan diri untuk menyusui. Pada trimester ketiga beberapa ibu hamil mulai mengeluarkan kolostrum (cairan kekuningan yang mengandung antibodi).

    Untuk mengatasinya gunakanlah bra yang sesuai dengan ukuran payudara saat itu sehingga tidak membuat sakit dan dapat mendukung payudara dengan baik, serta gunakan bantalan jika ASI sudah mulai keluar.

    3. Sembelit atau konstipasi
    Tingginya tingkat hormon selama kehamilan akan membuat proses pencernaan melambat, mengendurkan otot di perut serta adanya tekanan dari rahim di perut yang bisa membuat seseorang mengalami sembelit. Tak heran jika ibu hamil kadang susah atau sakit saat buang air besar.

    Untuk mengatasinya minumlah 10 gelas air setiap hari, mengonsumsi makanan yang kaya serat, melakukan aktivitas fisik ringan serta menjauhi minuman kafein.

    4. Kelelahan dan gangguan tidur
    Kelelahan biasanya terjadi di trimester pertama yang merupakan tanda dari tubuh bahwa ia membutuhkan lebih banyak istirahat.

    Saat trimester kedua kelelahan mulai berkurang dan memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas. Sedangkan trimester ketiga kelalahan biasa terjadi akibat ukuran perut yang semakin membesar, sulit tidur, adanya gerakan dari bayi, peningkatan metabolisme dan juga kram di kaki.

    Untuk mengatasinya cobalah berbaring ke sisi kiri dan gunakan bantal untuk mendukung tubuh (bisa diantara lutut atau di bawah perut), usahakan pergi ke kamar tidur lebih cepat serta mengonsumsi air yang cukup di pagi hari.

    5. Strech mark (garis-garis di kulit) dan perubahan kulit
    Strech mark paling sering muncul di bokong, paha, perut dan payudara yang disebabkan oleh peregangan kulit dan biasanya muncul di trimester kedua kehamilan. Perubahan kulit juga bisa terjadi selama hamil seperti puting menjadi lebih gelap atau cokelat, ada bercak-bercak di kulit pipi, hidung atau atas bibir. Ibu hamil sebaiknya bersabar karena strech mark dan perubahan kulit akan menghilang setelah melahirkan.

    6. Pembengkakan
    Sebagian besar ibu hamil mengalami pembengkakan di wajah, tangan, pergelangan kaki atau beberapa titik di tubuh. Kondisi ini merupakan hal yang umum terjadi. Untuk mengatasinya hindari minuman kafein dan masakan asin, istirahat serta mengangkat kaki.

    7. Sering buang air kecil
    Ibu hamil umumnya memiliki frekuensi buang air kecil yang lebih sering. Hal ini karena bayi di dalam rahim mendorong kandung kemih, uretra dan otot dasar panggul. Tekanan ini membuat ibu hamil lebih sering buang air kecil. Untuk mengatasinya cobalah melakukan latihan kegel, istirahat serta mengonsumsi air yang cukup untuk menghindari dehidrasi.

    8. Varises
    Selama hamil volume darah sangat meningkat yang membuat pembuluh darah memebsar. Selain itu tekanan dari pembuluh darah besar di belakang rahim membuat darah lamban kembali ke jantung yang menimbulkan varises di kaki atau betis. Untuk mengatasinya hindari penggunaan celana yang ketat, sepatu berhak tinggi serta duduklah dengan posisi kakii terangkat lebih tinggi.

      Waktu sekarang Mon Sep 26, 2016 2:06 am