Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Cegah Kanker Sejak Dini

    Share
    avatar
    flade

    947
    23.09.09

    Cegah Kanker Sejak Dini

    Post  flade on Sun Mar 06, 2011 8:58 am

    Cegah Kanker Sejak Dini


    Kanker merupakan penyakit yang tidak diketahui penyebabnya secara pasti. Namun, gaya hidup tak sehat seperti merokok, diet yang tidak sehat, faktor lingkungan, obesitas, kurang aktivitas fisik, dan stres, bisa menjadi faktor peningkat risiko.

    "Kanker itu sangat sulit diketahui penyebabnya, jadi yang kita upayakan perilaku hidup sehat," kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, saat membuka acara peringatan hari kanker sedunia di FX, Senayan, Jakarta, Minggu.

    Gaya hidup sehat tak hanya terkait dengan faktor internal tubuh, tapi juga faktor eksternal. Itulah mengapa penting pula menciptakan lingkungan sehat bebas asap rokok, dan bebas polusi.

    Dalam rangka mendukung pencegahan kanker di masyarakat, Kementrian Kesehatan terlibat mengawasi pangan melalui BPOM. "Jadi nanti kita akan lihat apa regulasi yang akan kita keluarkan. misalnya kadar garam jangan terlalu tinggi," ujarnya.

    Penyakit kanker tidak bisa terlihat dengan kasat mata dan untuk mengetahuinya perlu didiagnosis dengan proses yang cukup panjang. Olehkarenanya, untuk sementara perlu meningkatkan pengetahun tentang ciri kanker.

    Berdasarkan estimasi WHO, faktor obesitas dan kurang aktivitas fisik menyumbangkan 30 persen risiko terjadinya penyakit kanker.

    Sedangkan data statistik rumah sakit dalam Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) tahun 2006 menunjukkan bahwa kanker payudara menempati urutan pertama pada pasien rawat inap (19,64 %), disusul kanker leher rahim (11,07 %), kanker hati dan saluran empedu intrahepatik (8,12%), limfoma non hodgkin (6,77%) dan leukimia (5,93%).


      Waktu sekarang Thu Jul 27, 2017 7:39 am