Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Yesterday at 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Cegah Kanker Sejak Dini

    Share

    flade

    935
    23.09.09

    Cegah Kanker Sejak Dini

    Post  flade on Sun Mar 06, 2011 8:58 am

    Cegah Kanker Sejak Dini


    Kanker merupakan penyakit yang tidak diketahui penyebabnya secara pasti. Namun, gaya hidup tak sehat seperti merokok, diet yang tidak sehat, faktor lingkungan, obesitas, kurang aktivitas fisik, dan stres, bisa menjadi faktor peningkat risiko.

    "Kanker itu sangat sulit diketahui penyebabnya, jadi yang kita upayakan perilaku hidup sehat," kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, saat membuka acara peringatan hari kanker sedunia di FX, Senayan, Jakarta, Minggu.

    Gaya hidup sehat tak hanya terkait dengan faktor internal tubuh, tapi juga faktor eksternal. Itulah mengapa penting pula menciptakan lingkungan sehat bebas asap rokok, dan bebas polusi.

    Dalam rangka mendukung pencegahan kanker di masyarakat, Kementrian Kesehatan terlibat mengawasi pangan melalui BPOM. "Jadi nanti kita akan lihat apa regulasi yang akan kita keluarkan. misalnya kadar garam jangan terlalu tinggi," ujarnya.

    Penyakit kanker tidak bisa terlihat dengan kasat mata dan untuk mengetahuinya perlu didiagnosis dengan proses yang cukup panjang. Olehkarenanya, untuk sementara perlu meningkatkan pengetahun tentang ciri kanker.

    Berdasarkan estimasi WHO, faktor obesitas dan kurang aktivitas fisik menyumbangkan 30 persen risiko terjadinya penyakit kanker.

    Sedangkan data statistik rumah sakit dalam Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) tahun 2006 menunjukkan bahwa kanker payudara menempati urutan pertama pada pasien rawat inap (19,64 %), disusul kanker leher rahim (11,07 %), kanker hati dan saluran empedu intrahepatik (8,12%), limfoma non hodgkin (6,77%) dan leukimia (5,93%).


      Waktu sekarang Wed Sep 28, 2016 12:11 pm