Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kandungan Gizi dalam Berbagai Warna Buah dan Sayuran

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Kandungan Gizi dalam Berbagai Warna Buah dan Sayuran

    Post  via on Sun Mar 06, 2011 11:27 am

    Kandungan Gizi dalam Berbagai Warna Buah dan Sayuran


    Selain menarik perhatian, warna-warni pada buah dan sayuran juga menandakan kandungan gizi di dalamnya. Sebab masing-masing warna pada makanan tersebut dibentuk dari jenis nutrisi dominan yang berbeda-beda.

    Dikutip dari Canadianliving, beberapa warna yang menunjukkan adanya kandungan nutrisi penting adalah sebagai berikut.

    Merah
    Warna merah pada tomat menunjukkan kandungan likopen, yakni senyawa antioksidan yang mampu mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung. Senyawa yang sama juga bisa diperoleh dari buah semangka.

    Aktivitas likopen dalam tomat tidak berkurang ketika dipanaskan, misalnya ketika dibuat menjadi saus atau sambal tomat. Penambahan minyak zaitun ke dalamnya tidak mengurangi khasiat, karena likopen merupakan senyawa yang larut dalam minyak.

    Kandungan lain yang memberi warna merah pada makanan adalah antosianin, yang juga merupakan senyawa antioksidan. Antosianin bisa ditemukan pada buah strawberry, raspberry dan cranberry.

    Hijau
    Bukan tanpa alasan jika banyak ahli kesehatan menganjurkan untuk banyak mengonsumsi sayuran hijau. Warna hijau terbentuk oleh klorofil, senyawa yang telah terbukti ampuh melawan kanker.

    Beberapa vitamin dan mineral juga dapat ditemukan dalam buah dan sayuran hijau. Selada hijau mengandung vitamin C 6 kali lebih banyak dibanding selada putih, serta beta karoten 8 kali lebih banyak.

    Sementara itu kadar nutrisi yang terkandung dalam sayuran dan buah-buahan bisa diperkirakan dari intensitas warna hijau. Semakin pekat atau gelap warna hijaunya, maka kandungan vitamin dan mineralnya semakin banyak.

    Biru atau abu-abu
    Warna biru pada blueberry serta ungu pada anggur, terung dan blackberry dibentuk oleh pigmen yang sama, yakni antosianin. Senyawa ini juga banyak ditemukan dalam minuman fermentasi anggur merah (red wine) dan diyakini baik untuk kesehatan jantung.

    Blueberry segar lebih banyak mengandung antosianin, meski tidak banyak berkurang pada buah yang telah dibekukan. Terung juga bisa dibakar atau dipanggang terlebih dahulu tanpa banyak kehilangan kandungan antosianin.

    Oranye
    Kandungan nutrisi paling dominan pada buah dan sayuran berwarna oranye atau jingga adalah beta dan alfa karoten. Nutrisi yang bisa ditemukan pada ubi jalar, wortel, aprikot, mangga dan melon jingga ini dikenal juga sebagai senyawa antikanker.

    Karena senyawa ini larut dalam minyak, penyerapannya dalam tubuh bisa meningkat jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan berlemak. Bisa juga dengan cara dimasak, sebab pemanasan selama beberapa menit akan memecah dinding sel pada sayur dan buah-buahan lalu membebaskan bentuk terikat dari senyawa tersebut


      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 5:12 am