Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Ukur Kesetiaan Pria Lewat Nada Suara

    Share
    avatar
    via

    863
    04.03.09

    Ukur Kesetiaan Pria Lewat Nada Suara

    Post  via on Tue Mar 08, 2011 9:36 am

    Ukur Kesetiaan Pria Lewat Nada Suara


    Bahasa tubuh dapat menjadi indikasi seseorang sedang berselingkuh atau tidak setia. Namun tak hanya itu, lewat nada suara, Anda juga dapat mendeteksi kesetiaan pasangan. Benarkah? Coba buktikan sendiri!

    Peneliti menemukan, pria dengan nada suara makin rendah makin besar kemungkinannya akan menjadi pasangan yang tak setia. Sebaliknya, pada wanita yang memiliki volume suara lebih tinggi lebih mungkin untuk tidak setia.

    Seperti dikutip dari Daily Mail, penelitian dari McMaster University adalah penelitian pertama yang menguji hubungan antara nada suara dan perselingkuhan. Pengujian ini berdasarkan wawasan adanya evolusi dari suara manusia dan hubungannya dengan cara seseorang memilih pasangan.

    Salah seorang peneliti, Jillian O'Connor berkata, "Dalam hal strategi seksual, kami menemukan bahwa pria dan wanita akan menggunakan nada suara sebagai trik untuk memikat lawan jenis."

    Peserta dalam penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal Evolutionary online Psikologi, diminta untuk mendengarkan dua versi klip yang direkam dari suara pria dan wanita. Secara elektronik nada suara dimanipulasi untuk menjadi lebih tinggi dan lebih rendah. Kelompok ini kemudian bertanya yang mana, dari masing-masing pasangan, lebih mungkin untuk berselingkuh secara seksual pada pasangan mereka.

    Profesor David Feiberg, yang juga berpartisipasi penelitian itu, mengatakan, "Nada suara merupakan alasan yang mempengaruhi persepsi adanya perselingkuhan. Hal ini mungkin karena adanya hubungan antara pitch atau nada suara, hormon dan perselingkuhan.

    "Pria dengan kadar testosteron yang lebih tinggi memiliki suara bernada rendah, dan wanita dengan tingkat estrogen lebih tinggi memiliki suara bernada tinggi. Tingginya kadar hormon ini berhubungan dengan perilaku setia, dan temuan kami menunjukkan individu dapat menggunakan ini dalam pencarian pasangan."
    Perselingkuhan memang bisa memberikan dampak emosional, karena berpotensi merugikan keluarga dan mengganggu kondisi finansial. "Tapi ini menunjukkan bahwa melalui proses evolusi, kami telah mempelajari cara untuk menghindari pasangan yang mungkin tidak setia sebagai mekanisme perlindungan."


      Waktu sekarang Tue Jul 25, 2017 5:53 pm