Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Ukur Kesetiaan Pria Lewat Nada Suara

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Ukur Kesetiaan Pria Lewat Nada Suara

    Post  via on Tue Mar 08, 2011 9:36 am

    Ukur Kesetiaan Pria Lewat Nada Suara


    Bahasa tubuh dapat menjadi indikasi seseorang sedang berselingkuh atau tidak setia. Namun tak hanya itu, lewat nada suara, Anda juga dapat mendeteksi kesetiaan pasangan. Benarkah? Coba buktikan sendiri!

    Peneliti menemukan, pria dengan nada suara makin rendah makin besar kemungkinannya akan menjadi pasangan yang tak setia. Sebaliknya, pada wanita yang memiliki volume suara lebih tinggi lebih mungkin untuk tidak setia.

    Seperti dikutip dari Daily Mail, penelitian dari McMaster University adalah penelitian pertama yang menguji hubungan antara nada suara dan perselingkuhan. Pengujian ini berdasarkan wawasan adanya evolusi dari suara manusia dan hubungannya dengan cara seseorang memilih pasangan.

    Salah seorang peneliti, Jillian O'Connor berkata, "Dalam hal strategi seksual, kami menemukan bahwa pria dan wanita akan menggunakan nada suara sebagai trik untuk memikat lawan jenis."

    Peserta dalam penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal Evolutionary online Psikologi, diminta untuk mendengarkan dua versi klip yang direkam dari suara pria dan wanita. Secara elektronik nada suara dimanipulasi untuk menjadi lebih tinggi dan lebih rendah. Kelompok ini kemudian bertanya yang mana, dari masing-masing pasangan, lebih mungkin untuk berselingkuh secara seksual pada pasangan mereka.

    Profesor David Feiberg, yang juga berpartisipasi penelitian itu, mengatakan, "Nada suara merupakan alasan yang mempengaruhi persepsi adanya perselingkuhan. Hal ini mungkin karena adanya hubungan antara pitch atau nada suara, hormon dan perselingkuhan.

    "Pria dengan kadar testosteron yang lebih tinggi memiliki suara bernada rendah, dan wanita dengan tingkat estrogen lebih tinggi memiliki suara bernada tinggi. Tingginya kadar hormon ini berhubungan dengan perilaku setia, dan temuan kami menunjukkan individu dapat menggunakan ini dalam pencarian pasangan."
    Perselingkuhan memang bisa memberikan dampak emosional, karena berpotensi merugikan keluarga dan mengganggu kondisi finansial. "Tapi ini menunjukkan bahwa melalui proses evolusi, kami telah mempelajari cara untuk menghindari pasangan yang mungkin tidak setia sebagai mekanisme perlindungan."


      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 11:36 pm