Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

» Saat Fantastic Beasts Bertemu Harry Potter di Dunia Anime
Tue Jan 10, 2017 12:15 pm by lanang

» Modifikasi Knalpot Motor Untuk Performa Terbaik
Tue Jan 10, 2017 12:01 pm by flade

IKLAN ANDA


    Jogging Tingkatkan Daya Ingat

    Share

    via

    856
    04.03.09

    Jogging Tingkatkan Daya Ingat

    Post  via on Tue Mar 08, 2011 10:00 am

    Jogging Tingkatkan Daya Ingat


    Lari atau jogging tidak hanya membuat tubuh bugar. Terlepas dari kemampuannya meningkatkan kualitas kesehatan tubuh, olahraga termurah ini juga membantu meningkatkan daya ingat.

    Berdasarkan penelitian Cambridge University, jogging dapat memicu pertumbuhan ratusan ribu sel-sel baru di otak yang berkaitan dengan daya ingat. Rutin jogging beberapa kali dalam seminggu akan meningkatkan daya ingat secara signifikan.

    Timotius Bussey, ahli saraf yang terlibat dalam penelitian tersebut, mengatakan bahwa jogging secara teratur akan memaksimalkan fungsi otak. Secara umum, olahraga akan meningkatkan suplai oksigen ke otak.

    Penelitian dilakukan dengan percobaan terhadap dua kelompok tikus. Kelompok tikus pertama memiliki akses tanpa batas untuk berkeliaran, dengan rata-rata menempuh 15 mil atau 24 kilometer per hari. Sementara kelompok lainnya mendapat batasan akses untuk berkeliaran.

    Dua kelompok tikus itu kemudian dihadapkan pada lorong eksperimen dengan karakter khas di setiap sisinya. Ketika hidung menyentuh sisi kiri, tikus akan mendapat gula sebagai hadiah. Jika hidung menyentuh sisi kanan, tikus-tikus itu tak akan mendapat apapun.

    Dalam uji memori, tikus-tikus yang memiliki akses tanpa batas berkeliaran cenderung terlatih menyentuh sisi kiri lorong yang bertabur 'hadiah'. Kecenderungannya mencapai dua kali lipat dibandingkan tikus yang memiliki akses bergerak terbatas.


    Laporan: Nila Chrisna Yulika PK • VIVAnews

      Waktu sekarang Fri Jan 20, 2017 10:48 am