Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Pasangan Ini Nikah Lewat Media Internet

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Pasangan Ini Nikah Lewat Media Internet

    Post  flade on Sun Mar 13, 2011 12:36 am

    Pasangan Ini Nikah Lewat Media Internet



    Pernikahan adalah hal yang sangat sakral, ketika kedua mempelai saling bertatap muka untuk mengucapkan janji suci. Namun, ada yang berbeda dari pernikahan Samuel Kim dan Helen Oh. Mereka mengucapkan ikrar pernikahan via web video Skype.

    Pasangan yang berdomisili di California, AS, ini terpaksa menjalankan upacara pernikahan dengan menggunakan fasilitas webcam pada Skype. Hal ini dikarenakan calon mempelai pria didiagnosis dokter mengidap infeksi paru-paru. Penyakit ini mengharuskannya menjalani isolasi di Rumah Sakit.

    Namun, mereka tidak dapat menunda pernikahan hingga Samuel Kim sembuh dari penyakitnya. Keluarga dan teman sudah datang jauh dari negeri asal kedua mempelai, Korea, untuk menghadiri pesta pernikahan mereka berdua.

    Hal itu pun memaksa keduanya untuk tetap menjalankan pesta pernikahan di Fullerton, California Selatan. Mengetahui pernikahan tidak dapat ditunda, mereka pun memutuskan untuk memanfaatkan fasilitas Web video pada Skype.

    "Tamu undangan mengatakan hal tersebut sangat inspiratif, mereka sangat mengagumi tunangan saya yang mampu berdiri di altar dengan sangat anggun, sendiri, dan tidak menangis sepanjang proses mengikat janji," ujar Kim dari tempat tidurnya di Medical Center, Orange, seperti dikutip oleh Yahoo!

    Bagi Halen, pernikahan tersebut bukanlah pernikahan sempurna, tapi ia puas karena para tamu undangan senang proses pernikahan tersebut berjalan dengan lancar. Halen menyadari bahwa suaminya merasa sangat sedih karena tidak bisa menemaninya di altar.

    Untuk dapat menciptakan pernikahan yang tetap khidmat walau tanpa kehadiran fisik mempelai pria, mereka menggunakan lima cameramen untuk mengambil gambar secara langsung. Gereja yang dipilih pun gereja Korea berteknologi tinggi dengan layar jumbo sehingga para tamu dapat menonton secara langsung. Kim pun hanya memerlukan laptop sembari duduk di ruang isolasi.

    Walaupun ada jarak antara tempatnya berada dengan gereja, Kim tetap dapat merasakan kesakralan upacara pernikahannya, dan 500 tamu undangan yang datang.

    Tidak hanya para tamu undangan yang merasa terharu dengan upacara pernikahan ini, para perawat di rumah sakit pun menunjukan simpatinya. Hal ini dibuktikan dengan kesediaan para perawat menghias kamar inap Kim dengan bunga-bunga yang dibeli dengan uang mereka sendiri.

    "Keberhasilan pernikahan ini tidak hanya karena teknologi tinggi yang digunakan tetapi juga adanya campur tangan Tuhan," ujarnya Halen Oh.


      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 8:43 pm