Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Santap Malam Terapung di Bangkok penuh Sensasi

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Santap Malam Terapung di Bangkok penuh Sensasi

    Post  clara on Tue Mar 15, 2011 2:19 am

    Santap Malam Terapung di Bangkok penuh Sensasi


    Segelas jus mixed fruit dan air putih terhidang di meja. Satu perlengkapan alat makan juga tertata rapi. Sebuah lampu duduk dengan desain klasik berada tepat di tengah meja.

    Meja berkapasitas enam orang itu ditata di sebuah kapal yang berfungsi sebagai restoran terapung. Tidak hanya satu, deretan meja serupa berjajar pada dek kapal yang terdiri atas ruang bawah dan atas.

    Kapasitas dek atas dengan ruang terbuka udara mampu memuat 180 pengunjung restoran. Pada dek bawah, ruangan lebih kecil dengan kapasitas 120 tamu. Perbedaannya, dek bawah di sisinya tertutup kaca dan berpendingin udara.
    Itulah gambaran sepintas suasana di kapal restoran bernama Chao Phraya Princess Cruise 2. Dibuat pada 2007, kapal berukuran lebar 10 meter dan panjang 48 meter itu merupakan salah satu dari lima kapal restoran yang mengarungi sungai Chao Phraya di Bangkok, Thailand.

    Empat kapal lainnya yang juga berfungsi sebagai restoran adalah Chao Phraya Princess 1, Chao Phraya Princess 3, Chao Phraya Princess 4, dan Royal Chao Phraya.

    Ketika akhir pekan lalu, VIVAnews.com berkesempatan menikmati jamuan malam di kapal Chao Phraya Princess 2 berbobot 370 juta ton, suasana semi romantis terasa saat memasuki dek atas kapal.

    Ketika kapal mulai bergerak perlahan, semilir angin malam dan pemandangan sejumlah bangunan yang dihiasi lampu-lampu di sepanjang sisi sungai Chao Phraya menjadikan suasana nyaman untuk bersantap malam.

    Lampu penerang di dek kapal yang dipadamkan sebagian, dengan lampu meja dipertahankan menyala, ikut menambah suasana makan malam yang romantis.

    Sayangnya, kenyamanan sempat terganggu ketika waktu santap malam tiba. Tamu restoran harus antre untuk mengambil berbagai jenis menu masakan yang disajikan secara prasmanan. Sajian menu beragam, mulai dari hidangan Eropa, Asia, hingga masakan khas Thailand. Menu makanan pembuka, makanan utama, maupun penutup tersedia dalam berbagai jenis pilihan.


    Pengelola kapal restoran, Tristar Floating Restaurant Co, Ltd, perusahaan bereputasi internasional dan pemimpin pasar dalam industri restoran terapung, sepertinya sengaja mengusung tema dengan fitur yang menonjol dalam setiap kapal dengan ukuran berbeda untuk menarik selera konsumen.

    Salah satu tujuan utama pengelola restoran itu adalah memastikan tamu-tamu mereka merasa aman dan santai di kapal selama bersantap malam. Desain interior dan arsitektur pun disesuaikan dengan suasana jamuan makan malam yang nyaman.

    Bahan-bahan bangunan kapal yang dipilih juga tahan lama. Bahkan, mereka sempat merenovasi dua kapal pesiar mereka selama satu dekade terakhir untuk menginspirasi perkembangan zaman dan desain dengan estetika mewah.

    Tristar Floating Restaurant Co, Ltd didirikan pada 1990 oleh tiga pengusaha inovatif yang sebelumnya bekerja di agen perjalanan. Kemitraan mereka menimbulkan kreativitas untuk mengembangkan potensi wisata di Sungai Chao Phraya.

    Restoran terapung yang dikembangkannya itu akhirnya mampu menarik ketertarikan wisatawan mancanegara. Selain itu, konsep yang diusung manajemen Tristar menjadi bagian dari upaya memanfaatkan potensi wisata sungai dan budaya Thailand.

    Untuk dapat menikmati santap malam di kapal restoran itu, tamu harus menyiapkan 1.300 bath Thailand atau sekitar Rp400 ribu per orang.

    Selama santap malam, tamu restoran dapat menikmati keindahan bangunan warisan budaya Thailand di sisi kanan kiri sungai sepanjang 372 kilometer yang bermuara di Teluk Thailand itu.

    Sejumlah bangunan yang akan dijumpai selama dua jam perjalanan santap malam itu di antaranya, situs sejarah terkenal dan biara-biara keagamaan seperti Royal Grand Palace Wat Pra Kaew, Wat Arun (The Temple of the Dawn), Bangkhunprom Istana, Kanlayanamitr Bait Suci, dan Rama 8 Bridge. Yang terakhir adalah salah satu jembatan paling terkenal di Bangkok.

    Sambil menikmati makan malam dan pemandangan di tepi sungai, tamu restoran akan ditemani sajian live music dengan alunan lagu-lagu bernuansa lembut, pop jazz, disco, hingga bertema romantis.

    Tamu restoran pun berkesempatan untuk berjoget bersama penyanyi. Mereka akan dihibur dengan lagu-lagu sesuai negara asal pengunjung restoran.

    Begitu pula saat mengetahui ada tamu dari Indonesia, penyanyi dengan spontan membawakan lagu 'Goyang Inul' yang dipopulerkan pedangdut Inul Daratista. Sontak, pengunjung dari Indonesia pun berjoget mengikuti irama dangdut.
    Sayangnya, lagu lembut dan romantis yang menjadi soundtrack film 'Titanic' berjudul My Heart Will Go On dan biasa dilantunkan penyanyi Celine Dion baru mengalun saat makan malam telah berakhir, dan kapal mulai merapat ke dermaga keberangkatan di River City Shopping Complex Building.


    Berikut tahapan-tahapan jika Anda ingin mengikuti dua jam tur santap malam di kapal Chao Phraya Princess:

    - Setelah membeli tiket seharga 1.300 bath atau sekitar Rp400 ribu, tamu akan check-in di dermaga River City. Tamu akan menerima sambutan hangat dari resepsionis kapal restoran yang berbaju khas Thailand.

    - Selanjutnya, pengunjung akan diberikan stiker nama kapal yang ditempelkan di bagian dada sebelah kiri. Untuk menambah kesan anggun dan elegan, satu bunga kecil pun akan disematkan di dada para tamu restoran. Pada tiket yang diberikan, sudah tertera nama kapal dan nomor meja.

    - Setelah tamu restoran masuk kapal dan menempati tempat duduk sesuai nomor meja, mereka dipersilakan untuk memilih hidangan sesuai keinginan secara prasmanan. Saat itu, musisi pun mulai menyanyikan lagu-lagu untuk mengiringi sajian santap malam para tamu.

    - Usai bersantap, pengunjung dipersilakan ikut bernyanyi dan menari dengan iringan lagu-lagu dari berbagai negara. Setelah mendekati waktu dua jam perjalanan menyusuri sungai Chao Phraya, kapal akan berputar dan kembali ke dermaga.

    Yang juga harus Anda perhatikan adalah jadwal santap malam di kapal restoran itu. Sebab, jika terlambat, Anda dipastikan akan tertinggal untuk menikmati suasana santap malam nan mewah di kapal Chao Phraya itu.
    Jadwal keberangkatan kapal itu adalah pukul 19.30 waktu setempat atau sama dengan waktu di Jakarta. Bagaimana, Anda tertarik mencobanya?



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 2:55 pm