Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Polisi Tangkap Pelaku Cyber Crime Jaringan Internasional

    Share

    near

    128
    Age : 25
    Lokasi : JAKARTA UTARA
    09.02.11

    Polisi Tangkap Pelaku Cyber Crime Jaringan Internasional

    Post  near on Tue Mar 15, 2011 1:51 pm

    Polisi Tangkap Pelaku Cyber Crime Jaringan Internasional


    TANGERANG - Tiga pelaku cyber crime jaringan internasional, asal Nigeria yakni Igue to Chuku Augistin (32), Ohakguherbert (32) dan mahasiswa Universitas Paramita, Karawaci Devi Irnasari (27), tertangkap di Kompleks Villa Serpong, Blok D III No 10, Rt 59/10, Jalan Purimoro III, Jelupang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

    Penangkapan pertama ketiga pelaku cyber crime itu, langsung dipimpin Kasat Cyber Crime Polda Metro Jaya AKBP Hermawan. Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti laptop, modem dan handphone yang digunakan untuk melakukan transaksi jual-beli lewat internet.

    Kasat Cyber Crime POlda Metro Jaya AKBP Hermawan mengatakan, pelaku sangat menguasai internet dan mempunyai jaringan yang terorganisir dengan baik. Bukan hanya di Indonesia, tetapi dibantu oleh orang asing juga tentang bagaimana menata dan mengatur strategi menarik orang agar orang terpengaruh mengikuti keinginan mereka.

    "Jadi intinya mereka ini melakukan penipuan melalui internet dengan menawarkan macam-macam barang dan jasa. Mau itu handphone, laptop dan barang yang lebih besar pun mereka melayani seperti kamera. Dan orang yang sudah memberikan uang, bahkan ada yang sampai ratusan juta barangnya tidak pernah sampai," jelasnya, Selasa (15/3/2011).

    Dalam melakukan transaksinya, tersangka menggunakan acoount sosial facebook dan jejaring sosial lainnya yang tersedia di internet. Kedua Warga Negara Asing (WNA) itu, datang ke Indonesia dengan menggunakan visa sebagai pengusaha. Sedang tersangka lainnya, warga Negara Indonesia (WNA) berperan sebagai penghubung yang tugasnya meyakinkan pembeli.

    "Untuk menipu korban, tersangka menggunakan HP. Saya yakin jika dihubungkan dengan nomor hendphone dan normor rekening yang ada kasus ini akan terungkap. Kita masih mendalami kasus ini, karena baru pertama kali ditangkap," terangnya.

    Ditambahkan, peran tersangka WNI dalam kasus cyber crime itu cukup besar. Karena keahlian berbahasa Indonesia dan bahasa Inggrisnya yang baik lah, tersangka yang mengaku masih kuliah itu meyakinkan pembelinya lewat handphone. Ketiga tersangka itu, tambah Hermawan, dapat dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan money loundry dengan hukuman pidana lima tahun penjara. [sumber: okezone]



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 1:31 am