Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Lidah Buaya (Aloe Vera) 'Tanaman Keabadian'

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Lidah Buaya (Aloe Vera) 'Tanaman Keabadian'

    Post  via on Thu Mar 17, 2011 6:42 am

    Lidah Buaya (Aloe Vera) 'Tanaman Keabadian'


    Salah satu pengguna pertama kali Aloe Vera yang terdokumentasikan adalah Ratu Cleopatra, yang tinggal di Mesir antara 68-30 SM. Cleopatra yang cantik jelita disebutkan telah menggunakan aloe vera gel di kulitnya sebagai perlindungan dari matahari, dan percaya aloe vera gel membantu untuk menjaga kulit yang tampak muda. Bahkan, Mesir diyakini telah menggunakan aloe vera gel dalam proses pembalseman tubuh mummy yang terkenal itu.
    Iskandar/Alexander Agung juga disebutkan harus berperang untuk mendapatkan pasokan tanaman ini untuk prajurit-prajuritnya yang terluka.


    Sekira tahun 6 SM, Dioscorides, seorang dokter Yunani, menemukan bahwa Aloe Vera efektif dalam mengobati berbagai penyakit, dari masalah ginjal dan konstipasi, bahkan untuk luka bakar parah pada kulit. Ilmuwan Yunani, 2000 tahun yang lalu menganggap Aloe Vera sebagai obat mujarab universal. Orang Mesir menyebut Aloe Vera sebagai "tanaman keabadian" sementara orang Indian Amerika menyebut Aloe Vera sebagai "tongkat dari surga".

    Saat ini lidah buaya sudah digunakan secara luas di seluruh dunia. Penelitian ilmiah telah menunjukkan bahwa Aloe Vera mempercepat proses penyembuhan, terutama untuk luka bakar, termasuk luka bakar radiasi. Hal ini digunakan oleh dermatologists untuk mempercepat penyembuhan setelah dermabrasion wajah, yang menghilangkan bekas luka dari kulit lapisan atas. Aloe Vera, karena kualitas gizi dan sifat antioksidannya, akan membantu terlebih dahulu untuk mencegah cedera pada jaringan epitel, dan ketika jaringan rusak, maka Aloe Vera mempercepat proses penyembuhan.

    Antioksidan memerangi 'radikal bebas yang merusak' senyawa yang tidak stabil yang dihasilkan oleh metabolisme kita dan ditemukan dalam polusi lingkungan. Radikal bebas menyebabkan berbagai penyakit termasuk kanker serta memberikan kontribusi terhadap proses penuaan.

    Jaringan epitel terbesar manusia adalah kulit, termasuk juga lapisan usus, saluran bronkial dan saluran kelamin. Aloe Vera bekerja sama baiknya pada kulit yang rusak dan pada radang usus atau asma.

    Aloe Vera mempunyai khasiat membersihkan, menenangkan dan menyembuhkan yang membuatnya menjadi bahan yang populer dalam ramuan formula untuk menyembuhkan luka dan luka bakar. Aloe Vera juga berisi sifat antibiotik, bahan-bahan yang melancarkan penghapusan kulit mati dan merangsang pertumbuhan normal sel-sel hidup, dapat menghentikan rasa sakit dan mengurangi kemungkinan infeksi dari bekas luka sambil membantu proses penyembuhan.


      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 4:59 pm